Kota Malang
Volume Sampah Kota Malang Alami Kenaikkan 5 hingga 10 Ton Perhari selama Gelaran Porprov

Memontum Kota Malang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat adanya peningkatan volume sampah selama pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Meski tidak signifikan, namun kenaikan sampah perhari mencapai 5 hingga 10 ton.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Roni Kuncoro, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut terjadi secara harian. Terutama di titik-titik penyelenggaraan pertandingan.
“Laporan sementara memang tidak ada lonjakan yang signifikan, tapi tetap ada kenaikan antara 5 sampai 10 ton per hari,” jelas Roni, Jumat (04/07/2025) tadi.
Baca juga :
Menurutnya, sebagian besar peningkatan sampah terjadi di area venue utama pelaksanaan Porprov. Beberapa titik dengan volume sampah terbanyak, sepert di Stadion Gajayana, GOR Ken Arok dan Islamic Center.
“Dominasi sampahnya adalah anorganik dan sisa makanan. Memang paling banyak ditemukan di venue pertandingan,” tambahnya.
Untuk menjaga kebersihan selama pelaksanaan Porprov, DLH Kota Malang juga telah mengerahkan personel kebersihan di berbagai titik. Sebanyak 15 petugas ditugaskan di Stadion Gajayana, 10 petugas di GOR Ken Arok, 7 di Islamic Center, 6 di Lapangan Amprong dan 5 petugas di GOR Bimasakti.
“Penambahan personel ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah tetap optimal dan tidak mengganggu kenyamanan peserta maupun pengunjung selama ajang olahraga tersebut berlangsung,” tuturnya. (rsy/sit)










