Sidoarjo

4 Pencabut Nyawa Mbok Tum di Bungurasih Diringkus Polisi

Diterbitkan

-

4 Pencabut Nyawa Mbok Tum di Bungurasih Diringkus Polisi

“Hasil penyidikan tidak ada motif perebutan lahan. Masalah dendam dan kesalahpahaman saja. Sama-sama pengunjung kafe,” tegasnya.

Sementara itu akibat ulah korban M Saiful alias Mbok Tum juga menyebabkan 3 korban terluka. Diantaranya Umar, Ari dan Agus. Mereka kata Himawan dari kelompok beda.

“Karena Mbok Tum meninggal maka tak dimajukan perkara, yang dimajukan keempat tersangka ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa berdarah terjadi di depan Kafe Yayang yang terletak di lorong Ruko Ramayana di dekat kawasan Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (20/2/2018) dini hari. Akibat duel, dua lawan satu itu seorang korban tewas dan dua orang lainnya terluka.

Advertisement

Berdasarkan datanya, korban tewas diketahui adalah M Saiful alias Mbok Tum (45) pria asal Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Sementara dua korban lain adalah Slamet Harianto dan Agus. Kedua korban ini mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya.

Peristiwa berdarah ini bermula saat Mbok Tum dkk terlibat cekcok mulut dengan Slamet Harianto alias Kebo dkk di Kafe Yayang. Kemudian Mbok Tum dkk pulang setelah kafe karaoke itu tutup sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu Mbok Tum bersama rekannya, Kutis datang ke kafe dan bertemu Slamet Hariadi alias Kebo. Saat itulah tejadi perkelahian yang mengakibatkan Mbah Tum meninggal dunia akibat terkena bacokan.

Sementara Slamet Hariadi juga mengalami luka bacok bagian kepala dan jari tangan kiri. Sementara satu korban lagi, seorang Agus yang terlibat dalam peristiwa itu juga mengalami luka bacok bagian kepala. Korban tewas langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya, sementara korban luka dibawa ke RS Siti Khodijah Sepanjang. (wan/yan)

Advertisement

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas