Berita
Mahasiswi PTS Kota Malang Tewas Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Joyogrand

Memontum Kota Malang – Mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Malang berinisial MTE (21) asal NTT, Selasa (15/9/2020) pukul 17.40, melakukan aksi bunuh diri. Dia melompat dari atas Jembatan Joyogrand, Jalan Joyosari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Saat ditolong warga, kondisi MTE masih hidup dengan kondisi luka parah pada bagian kepala. Karena kondisinya cukup menguatirkan, dia segera dilarikan ke IGD RSI Unisma. Mamun sekitar pukul 21.00, MTE akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.
Informasi Memontum.com bahwa sore itu MTE terlihat berdiri ditepi jembatan. Saat itu dia meloncat dari jembatan sedalam 6 meter. Kejadian itu diketahui M Yahya, warga Jl Joyo Agung Gang II, hingga meminta tolong warga sekitar.
“Ada orang teriak-teriak. Bilang anak saya jatuh ke sungai. Saat itu saya sedang pakai sarung bersiap Salat Magrib. Saya lihat anak saya baik-baik saja dan berada di rumah. Akhirnya saya mengecek ke jembatan,” ujar Saiful (55) warga sekitar.
Saat itu Saiful melihat seorang wanita terbaring di bebatuan pinggir sungai. “Ada perempuan. Posisinya terlentang menghadap ke kanan. Kami kemudian turun untuk melakukan pengecekan kondisi korban. Korban masih bernafas, namun banyak darah di kepalanya. Tangannya masih memegang HP. Warga kemudian melakukan pertolongan,” ujar Saiful.
Belum diketahui pasti penyebab MTE bunuh diri. Namun sebelum melakukan aksi nekatnya, dia sempat mengucapkan selamat tinggal. “Ada warga yang sempat membuka ponselnya, katanya ada pesan selamat tinggal yang dikirim ke orang tuanya dan teman-temannya,” ujar Saiful lagi. Dari hasil informasi sementara bahwa korban memiliki riwayat sakit kencing manis.
Kapolsekta Lowokwaru Kompol Rizky Tri Putra SIK membenarkan adanya aksi bunuh diri tersebut. “Sempat dibawa ke RSI Unisma. Kemudian meninggal dalam perawatan,” ujar Kompol Rizky. (gie)
















