Hukum & Kriminal
Dukung Operasi Zebra, Komunitas Tionghoa Gandeng Satlantas Situbondo bagi Cinderamata

Memontum Situbondo – Komunitas Tionghua Situbondo menggandeng Satlantas Polres Situbondo, menggelar aksi memberikan cinderamata bagi masyarakat pengguna jalan yang tertib berlalu lintas di saat Operasi Zebra Semeru 2021. Pelaksanaan itu, digelar di Pos 09 Alun-alun Situbondo, Jumat (19/11/2021).
Dalam patroli Operasi Zebra yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Anindita Harcahyaningdyah, melaksanakan operasi dengan dengan melakukan pendekatan yang humanis kepada warga. Salah satunya, adalah edukasi protokol kesehatan sambil membagikan masker gratis kepada warga sembari menyampaikan pesan kamtibmas tentang tertib lalu lintas.
Ketua Komunitas Tionghua Situbondo, Linda Indrawati S.Pd, mengatakan bahwa dirinya bersama komunitas Tionghua menggandeng Satlantas Polres Situbondo, sangat mendukung giat Operasi Zebra. Sebagai bentuk dukungan itu, kepada pengendara yang tertib berlalu lintas, diberikan cinderamata mulai dari payung hingga jas hujan. Dengan harapan masyarakat, masyarakat semakin sadar, betapa pentingnya tertib berkendara di jalan raya, dan taat protokol kesehatan.
“Kami ingin masyarakat kian sadar dalam tertib berlalu lintas dan protokol kesehatan,” ujarnya.
Baca juga :
- Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027
- Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon
- Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional
- Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian
- Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Anindita Harcahyaningdyah, menjelaskan dipilihnya Jalan Raya Alun-alun Kota, selain untuk antisipasi gangguan Kamtibmas, sekaligus untuk antisipasi terjadinya kerumunan yang dikhawatirkan menimbulkan terjadinya penularan Covid-19.
Sehingga, tetap mengedepankan keselamatan berkendara yang menjadi prioritas, juga penegakan protokol kesehatan (prokes) yang meliputi 5 M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
“Selain keselamatan berkendara, kita tertibkan juga prokes 5M kepada masyarakat,” ujarnya.
Operasi Zebra Semeru 2021 sendiri, rencananya digelar selama 14 hari mulai tanggal 15 sampai 28 November 2021, dengan tujuan menciptakan ketertiban lalu lintas dan untuk memutus penyebaran virus Covid-19 menjelang libur Natal dan tahun baru 2022. (her/sit)














