Hukum & Kriminal
Dua Rumah Warga Situbondo Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Memontum Situbondo – Diduga akibat terjadi konsleting listrik, dua rumah milik kakak-beradik warga Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, hangus terbakar dilalap si jago merah, Selasa (04/01/2022) tadi.
Selain mengakibatkan rumah semi permanen yang terbuat dari papan kayu hangus terbakar, seluruh perabot rumah tangga milik kedua bersaudar itu ikut hangus terbakar menjadi arang. Kerugian materi, diperkirakan mencapai Rp 30 juta.
Beruntung, dalam musibah itu tidak sampai mengakibatkan korban jiwa dan korban luka. Karena begitu mengetahui rumahnya terbakar, para korban langsung semburat keluar rumahnya untuk menyelamatkan diri.
Dua pemilik rumah yang terbakar di Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, masing-masih adalah milik Nirun (45) dan korban Abdur Rasyid (41).
Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran dua rumah itu, pertama kali diketahui langsung salah seorang korban yakni Nirun. Karena saat terlelap dalam tidurnya, korban mengaku terasa panas di sekujur tubuhnya.
Mendapati rumahnya terbakar, korban langsung berlari berteriak minta tolong. Sehingga, puluhan warga sekitar langsung memadamkan kobaran api, dengan menggunakan alat seadanya. Kobaran api baru dapat dipadamkan setelah dua jam kemudian.
Baca juga
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Saya kaget, saat tidur tiba-tiba terbangun lantaran tubuh kepanasan. Setelah terbangun, saya melihat ada kobaran api yang membakar dinding rumah,” kata Nirun, Selasa (04/01/2022).
Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Zainul Arifin, mengatakan bahwa dugaan sementara kebakaran dua rumah tersebut akibat konsleting. “Meski demikian, kami belum dapat memastikan penyebabnya, karena masih diselidiki pihak berwajib. Kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 30 juta lebih,” ujar Zainul Arifin.
Untuk meringankan beban kedua korban, pihaknya langsung menyerahkan paket sembako. Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan baju layak pakai.
“Meski dilihat nominal bantuan kecil, namun kami berharap bantuan tersebut bermanfaat,” papar Zainul Arifin. (her/sit)
















