Pamekasan
Mantan Kalapas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Pamekasan

Memontum Pamekasan – Mantan Kalapas Klas IIA Pamekasan, M Hanafi, tidak lupa dengan kota kelahirannya. Pria yang kini menjabat Kalalas Waingapu NTT, itu turut menyalurkan bantuan kepada korban terdampak banjir di Pamekasan.
Salah satu bantuan yang diberikan, yakni turut menyalurkan bantuan paket berupa Sembako. Penyaluran bantuan Sembako dilakukan, langsung oleh mantan stafnya, Imam. Bantuan tersebut diserahkan melalui petugas Lapas dan selanjutnya dibagikan kepada korban banjir.
“Selain memberikan bantuan Sembako, kami juga telah memberikan beberapa nasi bungkus dan vitamin kesehatan sebagai langkah penanganan dari banjir,” kata Imam.
Baca juga:
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Sementara itu, Hanafi mengatakan, bahwa banjir tersebut terjadi akibat tingginya luapan air. “Peristiwa ini terjadi, karena aliran air yang berlebihan merendam daratan,” ujarnya.
Banjir tersebut, tambahnya, biasanya terjadi dikarenakan curah hujan yang terus menerus dengan durasi yang lama. Sehingga, membuat tampungan air seperti sungai, danau atau laut meluap ke permukaan daratan. Selain karena hujan, banjir juga dikaitkan dengan akibat kebiasaan kita membuang sampah sembarangan. Karena, sampah inilah terkadang menyebabkan tersumbatnya aliran air menuju tampungan air dan menyebabkan genangan banjir.
“Disinilah kita sebagai masyarakat, tidak boleh lari dari tanggung jawab. Karena lari dari tanggung jawab, adalah pilihan para pengecut. Manusia lahir dengan takdir sebagai pemimpin dan penjaga, bukan pecundang,” ujarnya. (srd/sit)
















