Kabar Desa
Diguyur Hujan, Plengsengan Kampung Jerugan Situbondo Ambrol

Memontum Situbondo – Plengsengan atau tembok penahan yang berada di Kampung Jerugan RT01 RW01, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ambrol,
Jumat (22/04/2022) tadi. Material berupa tanah dan batu, dalam kejadian itu sempat menutupi sebagian akses di jalan desa tersebut.
Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, peristiwa tersebut terjadi akibat guyuran hujan deras yang melanda desa setempat, sejak malam hari. Sehingga, tanah menjadi gembur hingga menyebabkan plengsengan menjadi ambruk.
“Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.00. Memang hujan deras mengguyur Kecamatan Mlandingan, sejak malam hari. Jadi, tanah di sekitar plengsengan menjadi gembur,” ujarnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Puriyono mengungkapkan, plengsengan yang ambruk itu berukuran panjang 10 meter dan tinggi 7 meter. “Kondisi plengsengan mengalami kerusakan dengan katagori berat,” bebernya.
Lebih lanjut, Puriyono menyampaikan, mengetahui kejadian itu, warga setempat bergotong royong membersihkan material yang menutup jalan. “Dengan peralatan seadanya mereka bahu membahu membersihkan tanah dan batu yang menutupi badan jalan. Sehingga akses jalan bisa dilalui kendaraan,” bebernya.
Puriyono menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. “Untung kerugian masih dalam penghitungan pihak terkait,” paparnya. (her/sit)
















