Bondowoso
Pendaki Kawah Ijen Ditemukan di Jurang Kedalaman 25 Meter

Memontum Bondowoso – Setelah sempat dinyatakan hilang saat mendaki ke Kawah Ijen, Gafila Dabi Ardriani (19) warga Dusun Blawan, Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Minggu (08/05/2022) tadi.
Korban ditemukan di jurang dengan kedalamam 25 meter dari jalan menuju Kawah Ijen. “Setelah ditemukan titiknya, tim gabungan turun untuk melakukan evakuasi korban menggunakan troli penambang belerang,” ujar Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sempol untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. “Korban pada saat ditemukan dalam kondisi lemas. Tidak ada patah tulang atau luka-luka berat. Kondisinya lemas karena sudah tidak makan sejak hilang,” jelasnnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Proses pencarian melibatkan tim dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Sar TWA Gunung Ijen, serta masyarakat sekitar. “Tadi pencarian dibagi menjadi empat tim. Jumlah per timnya beragam, dari lima orang sampai ada yang 12 orang,” ujarnya.
Diduga sebelum hilang, korban terperosok karena tidak mengetahui medan. “Karena kejadiannya pada malam hari dan korban bukan orang sini. Jadi tidak tahu medan yang dihadapi sehingga tersesat. Pada saat ditemukan, survivor dalam kondisi duduk menggunakan sarung,” urainya.
Kapolres mengimbau kepada seluruh wisatawan yang hendak mendaki ke Kawah Ijen, harus mengikuti aturan yang ditetapkan pengelola. “Kawah Ijen aman, asal pendakiannya mengikuti aturan dari pemandu wilayah sini. Ya ssal mengikuti aturan pemandu,” ujarnya. (zen/gie)
















