Kota Malang
Wacanakan Kayutangan Heritage Satu Arah, Kadishub Kota Malang Tekankan Jangan Alergi

Memontum Kota Malang – Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, diwacanakan akan satu arah. Namun, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa itu masih akan diputuskan bersama dengan Forumlalin Kota Malang.
Dikatakan Widjaja, bahwa itu sudah ada kajian, namun keputusan satu arah atau dua arah masih belum sampai pada tahap final. “Itu ada beberapa skema, ada satu arah dan ada dua arah, dari masing-masing skema itu pasti akan mempertimbangkan mana yang terbaik nanti. Insyaallah, minggu depan kita lakukan secara internal, setelah itu kita lakukan rapat forumlalin yang lebih besar,” jelas Widjaja, saat ditemui di Mall Pelayanan Publik (MPP) Merdeka, Senin (05/12/2022) tadi.
Menurutnya, jika Kota semakin besar maka akan semakin rame. Sehingga, dirinya berpesan agar jangan alergi dengan jalan satu arah, karena itu suatu kebutuhan. Tetapi untuk penetapan jalan satu arah tersebut, tentu harus ada pertimbangan-pertimbangan yang dilakukan.
Baca juga :
- Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly
- Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan
- Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin
- Sekda Budiar Dorong Perangkat Daerah Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD
- Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit
“Intinya jangan alergi dengan jalan satu arah. Karena itu pasti sudah dipertimbangkan oleh para ahli,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, untuk pertimbangan ditetapkan jalan satu arah itu, menurutnya harus memperhitungkan secara teknis. Karena, itu merupakan hal yang sangat penting. Apalagi, jalan itu kepenting bersama, bukan hanya satu dua orang saja.
“Jalan ini merupakan kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan orang malang saja tapi masyarakat dari luar malang yang masuk di Kota Malang itu nyaman. Karena kenyamanan itu penting,” imbuhnya. (rsy/sit)
















