SEKITAR KITA
Pemkab Tulungagung Jamin Harga dan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

Memontum Tulungagung – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung meninjau Pasar Ngemplak untuk memastikan harga bahan pokok dan stok tersedia. Dalam peninjauan itu, diketahui bahan pokok sehari-hari mengalami kenaikan cukup bervariatif.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menjelaskan bahwa dari hasil pantauan bersama Forkopimda, kenaikan harga dan stok di pasar tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Dari Sembako, kebutuhan bahan pokok yang naik adalah sayur mayur berupa tomat.
“Semua bahan pokok rata-rata naik. Namun, masih dalam ambang batas toleransi atau kelayakan,” ungkap Maryoto Birowo, Selasa (20/12/2022) tadi.
Sementara untuk harga beras, menurut Maryoto, masih dalam angka stabil dari harga Rp 11 ribu menjadi 12 ribu untuk beras kualitas midle. Sedangkan untuk beras kualitas rendah Rp 10 ribu menjadi Rp 11 ribu.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Dirinya menjelaskan, bahwa apa yang dilakukan Pemkab Tulungagung untuk stok beras tetap bekerjasama dengan pihak Bulog. Informasi dari Bulog masih aman sesuai kebutuhan konsumsi masyarakat.
Maryoto juga mengungkapkan, menjelang Nataru, yang jelas pengendalian salah satu terhadap regulasi ekonomi adalah apabila terkendali inflasi diukur dari kebutuhan masih terkendali. Selanjutnya dengan tingkat inflasi masih 0,29 persen.
“Prediksi kenaikan paling mahal ya rate 10 sampai 12 persen,” ujarnya.
Terpisah, salah satu pedagang, Fajar, mengaku kenaikan harga menjelang pergantian tahun 2023 masih wajar. Salah satu komoditas yang melejit tinggi adalah tomat. “Kalau kenaikan harga tomat drastis. Dari awalnya Rp 6 hingga Rp 8 ribu ini menjadi Rp 16 sampai 18 ribu. Kalau cabai masih umum naiknya,” ujar Fajar.
Pedagang muda ini mengatakan kenaikan harga kebutuhan pokok beberapa komoditas masih relatif stabil. Rata-rata kenaikan sekitar Rp 2 ribu per komoditas di Pasar Ngemplak Tulungagung. (jaz/sit)
















