Bengkulu
Serahkan Bantuan Seragam Batik untuk Kader KB Kota Bengkulu, Wawali Ingatkan Pencegahan Stunting

Memontum Bengkulu – Sebanyak 1.635 kader Keluarga Berencana (KB) se-Kota Bengkulu, menerima bantuan baju seragam batik baru dari Pemerintah Kota Bengkulu, Senin (02/01/2023) tadi. Penyerahan bantuan tersebut, diawali di Kecamatan Ratu Agung dan dibagikan langsung Wakil Wali (Wawali) Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.
“Insyaallah, baju ini dari bahan terbaik dan desain terbaik untuk kader KB. Inilah cara kami, pemerintah untuk membuat para kader KB semakin bersemangat dan semakin bahagia,” ujar Wawali Dedy.
Melalui bantuan ini, Wawali Kota Bengkulu berharap, agar kader KB semakin bersemangat dalam memantau dan mengedukasi masyarakat untuk pencegahan stunting. Karena, kader KB sebagai salah satu ujung tombak pemerintah, dalam pelaksanaan kegiatan pengentasan stunting di Kota Bengkulu.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Alhamdulillah, di Ratu Agung (kecamatan, red) ini zero stunting. Tolong, setiap ada calon-calon pengantin (Catin), supaya betul-betul dipantau. Jadi, pertahankan untuk Ratu Agung ini, agar posisinya bisa terus zero stunting,” tegas Wawali Dedy Wahyudi.
Selain seragam baju batik, Wawali Kota Bengkulu juga menyerahkan bantuan satu unit timbangan digital untuk kelengkapan peralatan di Posyandu. Hadir dalam serangkaian kegiatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Sri Martiana, Kadis DP3AP2KB, Dewi Dharma, Camat Ratu Agung dan Lurah Nusa Indah. (bkl/gie)
















