Kabupaten Malang
Partisipasi Kepanjen Bersih dan Adipura, Bupati Malang Beri Bantuan untuk Pengumpul Sampah

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, kembali menggelontorkan bantuan untuk warga masyarakat. Kali ini, giliran pengumpul sampah di Bank Sampah Kavterin, Desa Cempokomulyo, Kecamatan Kepanjen, yang menjadi sasaran pemberian bantuan, Kamis (30/03/2023) tadi.
Pelaksanaan yang menyasar pemilah sampah dan pemulung sampah, ini merupakan wujud apresiasi bagi para pengumpul sampah, yang turut mewujudkan Kepanjen Bersih. Bahkan, juga termasuk membuat Kepanjen, kembali mendapatkan penghargaan Adipura tahun ini.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Baznas Kabupaten Malang, KH Khoirul Hafiz Fanani, sejumlah pejabat OPD Pemkab Malang hingga Ketua TP PKK Kabupaten Malang.
Bupati Sanusi mengatakan bahwa pemilah sampah dan pemulung sampah patut mendapat apresiasi di Bulan Ramadan ini. Karena, peran serta mereka yang membantu Kepanjen tetap bersih dan mendapatkan penghargaan Adipura.
Baca juga :
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
“Kegiatan hari ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Malang, kepada pengumpul sampah, pemulung sampah dan pemilah sampah dari Kelompok Bank Sampah Kavterin,” kata Bupati Sanusi.
Ditambahkannya, bahwa Bank Sampah Kavterin ini memiliki puluhan anggota atau petugas. Sehingga, memiliki kontribusi besar dalam mewujudkan Kepanjen Bersih dan meraih Piala Adipura.
“Peran dan Bank Sampah sudah berjalan terus sesuai perkembangan yang ada. Semoga ini akan terus berjalan dinamis,” tambahnya.
Masih menurut Bupati Sanusi, Pemkab Malang melalui DLH Kabupaten Malang telah memberikan pembinaan bagi para pegiat lingkungan. Termasuk untuk pengumpul dan pemulung sampah. “Yang di TPA Talangagung sudah diberdayakan dan memiliki penghasilan. Kalau yang di sini (Bank Sampah Kavterin) belum tahu, harapannya juga bisa melakukan hal serupa,” ujarnya. (sit)










