Lumajang
Berdayakan Industri Kecil Menengah, Diskopindag Lumajang Gelar Pasar Ramadan di Alun-Alun Kota

Memontum Lumajang – Berbagai macam produk IKM (Industri Kecil Menengah) di Kabupaten Lumajang, dihadirkan dalam Pasar Ramadan di Alun-alun Kota Lumajang, Rabu (05/04/2023) tadi. Pasar ramadan yang dilaksanakan pihak Diskopindag (Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan) itu, menghadirkan berbagai macam produk mulai dari sembako dari hasil pertanian masyarakat, makanan ringan atau snack, gula nira kelapa hingga bahkan berbagai macam produk unggulan seperti batik khas Lumajang.
Kepala Dinas Diskopindag Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, melalui Kabid Perdagangan dan Metrologi, Wawan, mengatakan jika digelarnya kegiatan ini selain dalam rangka menggapai berkah di Bulan Ramadan, juga dengan adanya Pasar Ramadan diharapkan dapat memberdayakan masyarakat dan IKM. “Kita harapkan dengan digelarnya kegiatan ini, mereka bisa berdaya. Sehingga, ekonomi mereka bisa meningkat,” terang Wawan.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Dijelaskannya, bahwa Pasar Ramadan kali ini dilaksanakan mulai 5 sampai 8 April 2023. Sementara untuk event tahun ini, diikuti dari beberapa peserta yang diantaranya adalah IKM dari binaan Diskopindag dan beberapa instansi Pemkab Lumajang.
“Tidak hanya makanan olahan saja yang dipasarkan. Namun, dari PG Jatiroto, Perum Bulog dan Kadin, pun ikut memeriahkan kegiatan ini,” ungkapnya.
Sekitar itu, dari sebanyak 44 stand peserta, turut ambil bagian pada Pasar Ramadan tahun ini. “Alhamdulillah, para peserta pameran memasarkannya penuh antusias. Kami berharap, dengan adanya event ini mampu meningkatkan perekonomian khususnya para Pelaku Usaha dan IKM di Kabupaten Lumajang,” paparnya. (adi/sit)















