Berita Nasional

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Mendag RI Apresiasi Gelaran Gerakan Pangan Murah

Diterbitkan

-

LIHAT: Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, didampingi Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, dalam gelaran Gerakan Pangan Murah. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Selain mengunjungi Pasar Madyopuro, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, juga berkunjung dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kota Malang, di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tugu Aneka Usaha (Tunas), Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (19/12/2024) tadi.

Dalam kunjungannya itu, Mendag Budi sangat mengapresiasi terhadap GPM yang telah digelar selama 56 kali di sepanjang tahun 2024 ini. Apalagi, tatkala melihat antusiasme masyarakat Kota Malang, yang berbondong-bondong membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Banyak masyarakat yang datang dan sangat antusias membeli bahan pokok. Jadi saya kira pasokan bahan pokok ini bagus dan harganya normal sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) atau harga acuan,” kata Mendag Budi.

GPM sudah digelar sebanyak 56 kali di tahun 2024 ini. Adapun beberapa komoditi yang dijual kan mulai dari beras, minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih, cabai merah kecil, cabai merah besar hingga daging ayam dan ikan.

Advertisement

Baca juga :

“Kita akan menjaga terus bersama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), BUMD, Pemda dan instansi yang terlibat. Kita menyediakan GPM ini tujuannya untuk menjaga harga pangan khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Nataru ini supaya tetap stabil,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat yang memanfaatkan kegiatan GPM tersebut, Kiki, menyampaikan jika itu sangat membantu. Karena harga yang dijual kan lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasar.

“Alhamdulillah ini sangat membantu. Apalagi harga beras yang sudah lumayan ini punya selisih Rp 3 ribu dengan di pasaran. Biasanya Rp 70 ribu disini tadi Rp 67 ribu,” ujar Kiki.

Advertisement

Senada dengan itu, warga Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Suliana juga merasa terbantu dengan kegiatan GPM tersebut. Karena dirasa itu dapat meringankan beban masyarakat.

“Terbantu sekali dengan kegiatan ini. Semoga pangan bisa turun harganya, meringankan rakyat kecil. Hari ini beli beras dan minyak masih antri. Nggak ada syaratnya cuma antri aja,” imbuh Suliana. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas