Pasuruan
112 Rumah Warga di Pasuruan Dilaporkan Rusak Akibat Puting Beliung

Memontum Pasuruan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat ada sekitar 112 rumah warga di wilayah Kecamatan Nguling dan Lekok, yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung, Sabtu (19/01/2025) tadi. Untuk di wilayah Kecamatan Nguling, tercatat ada 74 rumah terdampak, yaitu di Desa Mlaten dan Desa Kedawang. Sedangkan di wilayah Kecamatan Lekok, ada 38 rumah warga yang rusak di Desa Jatirejo, Semedusari, Tambaklekok dan Desa Wates.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan, seluruhnya dalam kategori rusak ringan sampai sedang. Hanya saja, ada beberapa bangunan seperti toko dan pos penjagaan di wilayah Kecamatan Lekok, yang rusak berat, lantaran kondisi bangunan bukan permanen dan bukan kepemilikan pribadi.
“Kalau yang di Nguling (kecamatan, red), seluruhnya permukiman warga. Ada satu atau dua toko, tapi ya jadi satu dengan rumah warga. Tapi kalau di Lekok ada pos jaga dan toko yang rusak berat karena bangunannya tidak permanen dan bukan milik pribadi,” katanya.
Baca juga :
Sugeng juga memberikan apresiasi kepada warga terdampak, yang langsung sigap untuk memperbaiki atap rumah yang ambrol. Khususnya di Nguling, yang sebagian besar profesi warga terdampak adalah tukang bangunan.
Hanya saja, Pemkab Pasuruan tetap memberikan bantuan kedaruratan kepada semua warga terdampak. Plus bantuan rehab dari perusahaan terdekat, seperti PT Indonesia Power dan lainnya.
“Bantuan kedaruratan tetap kami salurkan. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Indonesia Power yang juga ikut membantu warga terdampak,” imbuhnya.
Dengan rusaknya ratusan rumah, Sugeng menghimbau kepada masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometrologi seperti saat ini. “Kami yakin masyarakat semakin cerdas dalam menghadapi ancaman bencana hidrometrologi. Baik itu seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lainnya,” himbaunya. (kom/pas/sit)
















