Hukum & Kriminal
Dua Meninggal, Bus Brimob Bawa Rombongan Pelajar SMAN 1 Porong Laka Tunggal di Tol Purwodadi

Memontum Pasuruan – Bus milik Brimob yang mengangkut rombongan 31 siswa SMAN 1 Porong dan dua guru pendamping, mengalami kecelakaan lalu lintas di persimpangan pintu keluar Tol Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (01/02/2025) sekitar pukul 11.38. Bus yang dikemudikan Khoirul (60), pensiunan, warga Mojokerto tersebut, menabrak Duadrill Chevron Purwodadi KM 72-73.
Akibat kecelakaan ini, sopir bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, sejumlah siswa menderita luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Selain sopir bus, ada satu korban perempuan yang dilaporkan juga meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Informasi Memontum.com, bahwa rombongan bus tersebut berencana ke salah satu tempat rekreasi di Malang. Namun saat melintas di exit Tol Purwodadi, bus kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan tol yang terbuat dari besi baja. Akibatnya, terjadi benturan cukup keras hingga membuat bagian depan bus rusak parah.
Baca juga :
Sopir bus, Khoirul, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan para korban luka-luka telah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat, termasuk RS Lawang Medika, RS Bangil, Puskesmas Purwodadi, hingga IGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Derie Prayoga, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. “Korban lainnya masih dalam proses pendataan, karena mengingat tadi kami fokusnya pada evakuasi dan penyelamatan korban lebih dulu,” kata AKP Derie
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas RSUD Saiful Anwar, Dony Iryan Vebry Prasetyo, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan sementara ini pihaknya telah menerima tujuh korban dalam peristiwa kecelakaan itu. “Lima orang korban sedang dalam perawatan. Dua korban meninggal dunia sudah di kamar jenazah. Korban yang mengalami luka-luka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Dua korban meninggal yang sudah berada di kamar jenazah, itu satu laki-laki dan satu perempuan,” ujarnya. (gie)
















