Politik
Paripurna DPRD Trenggalek, Bupati Arifin Sampaikan Visi Misi 5 Tahun

Memontum Trenggalek – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Awal Masa Jabatan Bupati Trenggalek Hasil Pilkada Serentak Tahun 2024, Kamis (06/03/2025) tadi. Kegiatan tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, didampingi Wakil Ketua I DPRD, M Hadi, Wakil Ketua II DPRD, Subadianto, Wakil Ketua III DPRD, Arik Sri Wahyuni dan dihadiri anggota DPRD, Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan.
“Hari ini kita menyampaikan pidato awal pasca ditetapkan kembali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek. Adapun yang kita sampaikan, adalah soal visi misi dan perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK),” kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, seusai rapat paripurna.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga turut mendengarkan arahan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Assisten Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Joko Irianto. Gubernur Jawa Timur mengajak seluruh kepala daerah, untuk kerja cepat, kerja keras serta memberikan yang terbaik untuk masyarakat bangsa dan negara.
Gubernur mengungkapkan, pentingnya kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewujudkan keberhasilan. Kepala daerah harus bekerja cepat, tetapi yang lebih penting adalah bekerja keras.
Disinggung soal efisiensi anggaran, Bupati Arifin menegaskan jika hal itu selaras dengan apa yang menjadi instruksi Presiden RI Prabowo Subianto. “Sesuai Inpres No 1 tahun 2025, Pak Presiden menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Penerapannya, ada belanja untuk publik dan ada belanja untuk aparatur. Artinya, jika ada penghematan maka harus dilakukan dua sisi (publik dan aparatur, red),” jelasnya.
Namun jika harus memilih, lanjut Mas Ipin-sapaan akrabnya, untuk belanja publik jangan sampai terkurangi haknya. Artinya, jika sudah dianggarkan di dalam Musrenbang, misal pembangunan infrastrukturnya, maka harus diprioritaskan.
“Makanya, tadi saya sampaikan di penyisiran tahap pertama seperti honor dan rapat-rapat. Bahkan, saya dan Pak Wakil Bupati juga diberi honor untuk membeli kendaraan baru, tetapi kita bilang tidak usah dan bisa dialihkan untuk yang lebih prioritas. Termasuk anggaran makan minum, juga bisa dikurangi. Seperti itu,” terang Bupati Arifin.
Baca juga :
Dari penyisiran awal ini, lanjutnya, pihaknya sudah mengumpulkan sedikitnya Rp 49 miliar. Sesuai dengan arahan, untuk e-mart juga akan dikembalikan untuk pendidikan dan kesehatan. Sedangkan sisanya Rp 14 miliar, akan dimaksimalkan untuk Satuan Tugas Daya Anti Jalan Berlubang.
“Jadi, Satgas ini merupakan bagian dari petugas dan kelompok swadaya untuk antisipasi jalan berlubang yang ada di Kabupaten Trenggalek,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengungkapkan jika rapat paripurna kali ini merupakan pertama untuk Bupati periode baru. “Agenda kita, itu rapat paripurna perdana untuk bupati yang baru. Karena untuk yang periode lama, itu sudah habis masanya. Dan dalam pertama ini adalah penyampaian visi misi Bupati untuk periode lima tahun ke depan,” ujar Doding.
Terkait efisiensi anggaran, dirinya juga menyebut bahwa hal itu merupakan gambaran terbaru dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kabupaten atau Kota. Dari total APBD Trenggalek sebesar Rp 1,9 triliun, itu terpotong efisiensi sekitar Rp 54 hingga Rp 60 miliar.
“Ini juga masih menjadi pembahasan di tingkat eksekutif dan baru nanti akan kita bahas di tingkat legislatif. Jadi, mana saja yang terdampak efisiensi,” tuturnya.
Sesuai dengan Inpres dan SE Menteri Dalam Negeri, DPRD terdampak efisiensi sekitar 50 persen. Dari prosentase itu, yang terbesar adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 25 miliar. Kemudian, ditambah dengan dana pembangunan infrastruktur, pendidikan dan irigasi terdampak efisiensi sebesar Rp 4 miliar.
“Yang jelas kita tunggu hasil pembahasan di eksekutif terlebih dahulu, baru kita lakukan pembahasan bersama,” papar Politisi PDI-Perjuangan ini. (mil/sit)
















