Kota Malang
Penandatanganan Ranwal RPJMD Kota Malang, Wali Kota Wahyu Siap Gaspol Realisasikan Janji Politik

Memontum Kota Malang – Memasuki penghujung Bulan Suci Ramadan, DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna dengan agenda ‘Penandatanganan Kesepakatan Bersama Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kota Malang tahun 2025-2029 antara Pimpinan DPRD Kota Malang dan Wali Kota Malang’, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Kamis (27/03/2025) tadi.
Dalam momen itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso. Sementara dari legislatif, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Surraduhita, didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Malang, Abdurrochman, Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono dan Wakil Ketua III DPRD Kota Malang, Rimzah.
Mengawali rapat paripurna tersebut, sejumlah anggota DPRD dan Kepala OPD Pemkot Malang, nampak memadati ruang rapat. Termasuk, dari Forkopimda Kota Malang.
Wali Kota Wahyu dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Visi-Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang sudah dijabarkan semua di dalam Ranwal RPJMD Kota Malang tahun 2025-2029. Termasuk, dengan program unggulan sekaligus Dasa Bakti yang sudah dicanangkan.
“Karena itu semua harapan dan keinginan masyarakat, jadi sudah sepatutnya untuk dijabarkan di RPJMD Kota Malang tahun 2025-2029, guna ditepati serta direalisasikan. Dan tentunya, penyusunan ini tetap kita mengacu terhadap RPJPN, RPJPD Provinsi Jawa Timur dan RPJPD Kota Malang” kata Wali Kota Wahyu.
Dirinya juga mengurai, mengenai beberapa langkah awal yang akan direalisasikan. Diantaranya, seperti seragam gratis untuk siswa-siswi di Kota Malang hingga beasiswa 1.000 pelajar setiap tahunnya.
Baca juga :
Kemudian, lanjutnya, ada 1.000 event setiap tahun hingga realisasi Rp 50 juta pertahun untuk setiap RT di Kota Malang. Tidak ketinggalan pula, terkait penyelesaian. permasalahan di Kota Malang, seperti banjir, kemacetan hingga perkara parkir.
“Hal itu akan kami realisasikan dengan ‘Gaspol’ sesuai yang dahulu saya kampanyekan bersama Mas Ali. Karena saya tidak menerapkan 100 hari kerja, misal 50 hari kerja sudah ada yang terealisasi ya itulah arti dari ‘gaspol’,” jelasnya.
Ditambahkannya, bahwa beberapa program yang sudah berjalan yakni permasalahan dasar Kota Malang. Seperti banjir, jalan yang berlubang, pengelolaan sampah dan kemacetan.
“Contoh yang akan segera kami laksanakan, yaitu permasalahan banjir di Suhat. Terus permasalahan sampah, kemacetan dan jalan berlubang di Pasar Gadang. Beberapa poin itu akan kami atasi sekitar Mei atau Juni. Termasuk, nanti menyusul menyelesaikan Pasar Blimbing dan Pasar Besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Surraduhita, menyampaikan bahwa pihaknya akan mendalami lagi melalui Panitia Khusus (Pansus). Rentan waktu itu, tentunya sebelum nanti disetorkan ke Provinsi Jawa Timur. “Sebelum batas waktu enam bulan, kami akan mendalami dan menyelesaikan,” jelas Ketua DPRD Kota Malang.
Ditambahkannya, bahwa RPJMD Kota Malang tahun 2025-2029, itu sudah sesuai dengan APBD Kota Malang tahun ini. Sehingga, pihaknya juga akan gerak cepat.
“Sehingga diharapkan, masyarakat Kota Malang dapat segera menikmati program yang sudah direncanakan tersebut,” paparnya. (cw1/sit)











