Kota Malang

Buka Cabor Berkuda Equestrian di Ajang Porprov 2025, Wali Kota Malang Targetkan Juara Umum

Diterbitkan

-

BERKUDA: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Ketua DPRD Kota Malang dan official, saat foto bersama para atlet yang akan bertanding dalam cabor berkuda kategori equestrian. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka Cabang Olah Raga (Cabor) berkuda kategori equestrian, dalam rangka Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, di Puncak Joyo Royal Stable, Senin (30/06/2025) tadi.

Pria yang kerap disapa Wahyu, itu menyampaikan bahwa dalam Cabor berkuda ada beberapa kategori yang dipertandingkan. Itu bukan hanya digelar di Kota Malang saja, melainkan di Kota Batu dan Kota Blitar.

“Cabor ini punya beberapa kategori. Harapan kami, dari pertandingan ini bisa lahir atlet-atlet berkualitas yang bisa mewakili Jawa Timur di ajang PON 2028 mendatang,” kata Wali Kota Wahyu.

Dikatakannya, bahwa sarana dan prasarana yang digunakan saat ini merupakan fasilitas permanen, yang sebelumnya juga telah digunakan dalam ajang Piala Wali Kota. Karenanya, dirinyapun optimis dengan target perolehan medali.

Advertisement

“Target kami enam medali emas dan kalau memungkinkan bisa delapan emas. Untuk cabor berkuda equestrian ini, insyaallah kami bisa meraih juara umum,” ujarnya.

Rencana pelaksanaan Cabor ini, total ada sebanyak 130 atlet dari kota dan kabupaten se-Jawa Timur, yang akan mengikuti pertandingan. Sementara laga, akan mulai 30 Juni hingga 3 Juli 2025. Selain itu, juga ada sebanyak 79 ekor kuda yang diturunkan.

Baca juga :

Sementara itu, Ketua Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Malang, Efril Maulana, menjelaskan bahwa pada hari pertama pertandingan mempertandingkan dua kelas, yaitu kelas beregu untuk kategori workout dan kelas beregu introductory. “Untuk hari ini, kami menurunkan 15 atlet yang bertanding melawan sembilan kontingen lain dari berbagai daerah,” ujar Efril.

Kemudian, dikatakannya bahwa Pordasi Kota Malang membina tiga disiplin olahraga berkuda, yakni berkuda pacu, berkuda memanah dan berkuda equestrian. Untuk berkuda pacu, telah dilaksanakan lebih awal pada 20 Juni di Blitar.

Advertisement

“Dari tiga kelas yang diikuti, kami meraih satu medali emas lewat satu rider perempuan asal Kota Malang, Akila dan diabsatu-satunya rider perempuan dari Jatim,” ucapnya.

Untuk pertandingan berkuda memanah, yang berlangsung di Kota Batu pada 27 dan 29 Juni, Pordasi Kota Malang berhasil meraih 4 emas, 6 perak dan 1 perunggu dari 12 kelas yang diikuti.

“Untuk equestrian sendiri, total ada 10 medali yang diperebutkan. Target kami, insyaallah bisa membawa pulang dua medali emas,” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam proses penjaringan atlet berkuda menurutnya sudah dilakukan sejak 1,5 tahun lalu. Itu karena jumlah atlet berkuda di Kota Malang masih terbatas. Namun demikian, hasil yang dicapai saat ini bahkan sudah melebihi capaian medali pada Porprov sebelumnya.

Advertisement

“Porprov tahun sebelumnya kami dapat dua medali emas. Tahun ini kami sudah melebihi perolehan tahun sebelumnya,” imbuh Efril. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas