Kota Malang

Targetkan 90 Persen Kursi Terisi, Dishub Jatim Proyeksikan Trans Jatim Dongkrak UMKM Malang Raya

Diterbitkan

-

OPERASI: Bus Trans Jatim yang siap beroperasi di wilayah Malang Raya. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Kehadiran Trans Jatim di Malang Raya disebut akan memberi dampak ekonomi signifikan. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono, seusai peresmian Bus Trans Jatim di Balai Kota Malang, Kamis (20/11/2025) tadi.

Dikatakannya, bahwa tingkat keterisian penumpang Bus Trans Jatim ditargetkan bisa mencapai minimal 90 persen. Itu karena, wilayah Malang Raya dinilai menjadi pusat mahasiswa, pelajar hingga santri.

“Rute yang dirancang sudah sangat strategis. Kami juga melakukan re-routing angkot agar tidak saling mematikan, tapi saling menguatkan. Bahkan pengemudi dan pembersih bus direkrut dari sopir mikrolet,” ujar Nyono.

Selain sebagai transportasi murah, yakni Rp 5 ribu untuk umum dan Rp 2.500 untuk mahasiswa, Trans Jatim dinilai akan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Nyono mencontohkan kawasan Hamid Rusdi yang diperkirakan akan lebih ramai karena akses transportasi mudah dan terjangkau.

Advertisement

Baca juga :

“Pelajar bisa datang hanya dengan Rp 2.500. UMKM tidak tutup, karena pengunjungnya terjamin. Mereka bisa saja beli oleh-oleh onde-onde untuk keluarganya ketika akan pulang kampung ke Hamid Rusdi, nah konektivitas ini mendorong perputaran ekonomi yang cepat,” lanjutnya.

Selain itu, aplikasi Trans Jatim Ajaib 2.0 juga dinilai berperan penting, karena tidak hanya memberi informasi perjalanan, tetapi juga memiliki fitur pengiriman barang (Trans Jatim Ekspedisi), promosi destinasi wisata, hingga menyumbang PAD melalui iklan. Ke depan, Dishub Jatim memproyeksikan pengembangan dua koridor tambahan, yaitu koridor timur menuju Pakis dan Bandara Abd Saleh, serta koridor barat.

“Kalau fiskal memungkinkan, koridor selanjutnya akan dibuka di perubahan anggaran 2026,” imbuh Nyono. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas