Kediri
Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang

Memontum Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengebut melakukan pekerjaan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan. Upaya ini dilakukan, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat musim mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menyampaikan perbaikan ini difokuskan untuk penanganan kerusakan pada titik-titik lubang, utamanya ruas jalan poros yang menjadi jalur mudik. “Sesuai instruksi Mas Bupati (Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana) jalan-jalan yang berlubang kita dahulukan untuk ditangani. Penanganan jalan berlubang ini harus kita selesaikan sebelum H-7 Lebaran,” katanya, Senin (02/03/2026) tadi.
Irwan menjelaskan, perbaikan jalan sebenarnya terus dilakukan sejak Januari hingga Februari lalu dengan cara lapis penetrasi (Lapen). Hanya saja, karena intensitas hujan yang masih tinggi, penanganan yang dilakukan terlihat tidak linier atau sebanding dengan kerusakan jalan yang muncul.
“Padahal setiap hari ada penanganan, tapi tingkat kerusakan lebih cepat,” ungkapnya.
Dirinya juga menerangkan, berdasarkan pengecekan kerusakan, tidak terjadi sepanjang ruas jalan. Melainkan, hanya berada di titik-titik tertentu yang umumnya tergenang air karena kondisi drainase sekitar yang buruk. Genangan air tersebut menyebabkan aspal terkelupas dan berlubang.
Baca juga :
“Jalan aspal maupun cor tidak boleh tergenang air lebih dari 6 jam. Jalan kalau sudah tergenang air pasti rusak,” terangnya.
Menurutnya, jalan yang berlubang ditangani dengan dilakukan penambalan baik itu menggunakan Lapen maupun hotmix dan prioritas utama ruas jalan poros yang menjadi jalur mudik seperti ruas Gurah-Pagu hingga nanti perbatasan Jombang, ruas Pare-Papar, ruas Wates hingga perbatasan Kota Kediri. “Kita tangani lubang-lubang yang memang parah. Nanti setelah hari raya, kita lakukan penanganan secara regular,” imbuhnya.
Dengan kondisi kerusakan yang ada dan waktu yang terus berjalan, lanjutnya, penanganan perbaikan jalan dilakukan dengan langsung menerjunkan 6 tim menyebar pada titik-titik yang ditentukan. Adapun pada titik yang diperbaiki, pihaknya meminta penanganan termasuk pada drainase sekitar untuk mencegah kembali muncul genangan air.
“Seperti hari ini, 2 tim bergerak untuk penanganan ruas Pagu-Bogo, Badas-Kunjang, untuk besok 2 tim untuk ruas Bogo-Kunjang dan Badas-Kunjang,” urai Irwan.
Adapun ruas jalan yang sudah dikerjakan berdasarkan data DPUPR Kabupaten Kediri, yakni ruas Mojokerep-Purwoasri, Kras-Kanigoro, Sambirejo-Sumberejo, Wates-Plosoklaten, Tertek-Siman, Kranding-Petungroto, Wonosari-Bulupasar, Gurah-Pagu, Karangdinoyo-Puncu, Kranggan-Plosoklaten. (pan/gie)
















