Hukum & Kriminal
Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu

Memontum Pasuruan – Untuk melayani para pemudik selama Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan mendirikan 7 Pos Pengamanan dan Pelayanan. Jumlah tersebut, terdiri dari empat Pos Pengamanan (Pospam), dua Pos Pelayanan (Posyan) dan satu Pos Terpadu.
Untuk empat Pospam sendiri, berada di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen dan Tosari yang menjadi jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Sementara dua Posyan, didirikan di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang. Begitu pula untuk Pos Terpadu, berada di Taman Dayu Pandaan yang menjadi pusat kendali operasi lapangan.
Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, mengatakan bahwa untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Pasuruan menyiapkan 220 personel Polri. Dari jumlah tersebut, 110 personel ditempatkan pada Pos Pam, Posyan dan Pos Terpadu, sementara 110 personel lainnya bertugas di Posko dan Satuan Tugas (Satgas) Operasi.
Selain itu, operasi ini juga melibatkan 242 personel dari berbagai instansi terkait, yang akan ditempatkan di pos-pos operasi. Serta, 153 personel yang disiagakan di Mako sebagai cadangan. Adapun unsur yang terlibat, diantaranya berasal dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka, hingga organisasi komunikasi masyarakat.
“Pos-pos tersebut kami tempatkan di sejumlah titik strategis yang memiliki mobilitas tinggi,” kata Kapolres, Minggu (15/03/2026) tadi.
Diketahui, Operasi Ketupat Semeru 2026 berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Tujuannya, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas selama momentum Lebaran.
Baca juga :
AKBP Harto menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik maupun arus balik, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Termasuk, penggelaran Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu.
“Polres Pasuruan bersama TNI dan instansi terkait siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” kata AKBP Harto Agung Cahyono.
Kapolres menambahkan, bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada lokasi dengan potensi keramaian. Seperti, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, rumah ibadah, terminal, serta titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
“Melalui sinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder, kami berharap situasi Kamtibmas tetap kondusif serta arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman, lancar dan terkendali,” ujar AKBP Harto.
Selain pengamanan jalur, Polres Pasuruan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan Kamtibmas, bencana alam, hingga lonjakan kendaraan di jalur wisata dan jalan Tol yang menjadi lintasan utama pemudik di wilayah tersebut.
“Kami optimis Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pasuruan,” paparnya. (kom/pas/gie)















