Kota Malang
15 Petugas Bakal Dampingi 1.203 CJH Kota Malang

Memontum Kota Malang – Sebanyak 1.203 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang, dijadwalkan akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2026. Sejumlah rombongan, rencananya akan didampingi oleh 15 petugas yang terdiri dari unsur Kementerian Agama, tenaga kesehatan, serta Petugas Haji Daerah (PHD).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Subhan, menjelaskan bahwa jumlah petugas Kementerian Agama disesuaikan dengan jumlah kelompok terbang (kloter) yang diikuti calon jamaah Kota Malang. “Petugas dari Kemenag ada enam orang, karena mengikuti tiga kloter. Setiap kloter ada satu ketua kloter dan satu pembimbing ibadah,” ujar Subhan, Jumat (17/04/2026) tadi.
Selain itu, enam tenaga kesehatan juga disiapkan untuk mendampingi calon jamaah selama pelaksanaan ibadah haji. Dengan begitu, total petugas dari Kemenag dan kesehatan mencapai 12 orang. Jumlah tersebut, kemudian ditambah tiga PHD yang direkomendasikan Pemkot Malang.
Baca juga :
Meski seleksi administrasi melibatkan Pemkot, proses seleksi akhir tetap dilakukan oleh Kementerian Agama. “PHD dari Kota Malang ada tiga orang dan sudah selesai seleksi. Jadi total petugas yang mendampingi jamaah ada 15 orang,” tambahnya.
Sebelum diberangkatkan, seluruh petugas haji telah mengikuti berbagai pelatihan, baik di Asrama Haji oleh Kementerian Agama maupun pelatihan teknis dari Dinas Kesehatan. Sedangkan untuk seleksi kesehatan bagi petugas, juga lebih ketat dibanding jamaah haji. Selain pemeriksaan penyakit umum, petugas juga wajib menjalani tes kesehatan mental hingga tes narkoba.
“Petugas harus benar-benar sehat secara menyeluruh. Mulai tekanan darah, kolesterol, gula darah, hingga kesehatan mental semuanya diperiksa,” tegasnya.
Subhan mengimbau, agar seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara profesional karena membawa nama negara selama bertugas di Tanah Suci. “Petugas itu mewakili negara. Maka harus melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing, baik pelayanan kesehatan, pengaturan perjalanan kloter, maupun pembimbingan ibadah jamaah,” imbuh Subhan. (rsy/sit)











