Kota Malang

Okupansi Hotel Tembus 80 Persen, PHRI sebut Program 1000 Event Berdampak

Diterbitkan

-

Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang mencatat bahwa tingkat hunian hotel mengalami peningkatan signifikan, hingga mencapai 80 persen. Hal itu, tidak lepas dari berbagai gelaran event yang digencarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui progam 1000 event.

Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan bahwa tingkat hunian hotel sangat berkaitan dengan aktivitas event yang diselenggarakan di Kota Malang. Pada kondisi normal atau hari biasa, tingkat okupansi hotel berada di kisaran 40 hingga 50 persen. Namun, ketika terdapat event besar, angka tersebut dapat meningkat hingga mencapai 80 persen.

“Program 1.000 event ini cukup efektif untuk mendongkrak hunian hotel. Ketika ada event, okupansi bisa naik signifikan. Bahkan, dua minggu terakhir, hotel-hotel di Kota Malang penuh dan tempat wisata juga banyak dikunjungi,” ujar Agoes, Kamis (16/07/2026) tadi.

Agoes mengatakan, meningkatnya aktivitas event tidak hanya berdampak pada perhotelan, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap sektor ekonomi lainnya. Wisatawan yang datang turut menggerakkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), kuliner, hingga transportasi.

Advertisement

“Ini memberikan multiplier effect. Wisatawan yang datang tidak hanya menginap, tetapi juga makan, berbelanja dan menggunakan transportasi,” katanya.

Baca juga :

Lebih lanjut ditambahkannya, bahwa tren pariwisata Kota Malang pada 2026 juga menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu indikatornya adalah perubahan pola wisatawan yang mulai memperpanjang lama tinggal.

“Kalau dulu wisatawan hanya menginap satu malam, sekarang sudah banyak yang dua malam. Bahkan ada yang menginap di Kota Malang meskipun rekreasinya ke daerah sekitar seperti Kota Batu,” tuturnya.

Kolaborasi berbagai pihak, kata dia, juga menjadi kunci meningkatnya daya tarik Kota Malang sebagai tujuan wisata. Konsep pentahelix dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, hingga media dinilai mampu memperkuat promosi kota.

Advertisement

“Kolaborasi ini membuat Kota Malang semakin dikenal sebagai kota yang nyaman dikunjungi, sehingga menarik minat wisatawan,” ucapnya.

Ke depan, sejumlah event besar juga diprediksi kembali memberikan dampak terhadap sektor perhotelan. Salah satunya gelaran Harley Davidson tingkat nasional pada Agustus mendatang yang diperkirakan menghadirkan sekitar 4.000 peserta.

“Peserta sudah mulai melakukan pemesanan hotel di Malang. Mereka transit di sini sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali,” imbuh Agoes. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas