Blitar
Garong 14 TKP Rusuhi Kota Blitar

Memontum Blitar – Petualangan Slamet Romadhon (26) melakukan aksi pencurian di 14 tempat yang berbeda berakhir. warga dusun Sumberkecek Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ini dibekuk anggota Satreskrim Polres Blitar, setelah melakukan pencurian dua tabung gas di Jalan Serayu Kelurahan Bendo, Kota Blitar.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, pelaku berhasil dibekuk saat melakukan aksi pencurian dua tabung gas di Jalan Serayu, Kelurahan Bendo, Kota Blitar. Pelaku mengaku telah menjalankan aksinya di 14 lokasi yang berbeda.
“Hasil pemeriksaan, ternyata pelaku sudah melakukan aksi pencurian sebanyak 14 kali, di 14 TKP”, kata Adewira Negara Siregar, Senin (26/03/2018).
Adewira Negara Siregar menambahkan, dari pengakuan pelaku, untuk melakukan aksi pencurian, dia juga mengajak adik tirinya yang masih di bawah umur sejak 2017 lalu. Barang yang dicuri bermacam-macam, mulai dari sound system, TV, helm, tabung gas, hingga sepeda motor. Korbanya pun mulai dari rumah kosong hingga pasangan yang sedang asik pacaran ditempat sepi.
“Salah satu korbannya adalah sepasang muda mudi yang sedang pacaran di depan pasar Dimoro. Karena kondisi gelap pelaku yang mengaku petugas keamanan menodongkang senjata kepada korbannya dan meminta sepeda motornya”, jelasnya.
Lebih lanjut Adewira menjelaskan, barang-barang curian tersebut ada yang dijual, ada pula yang digunakan sendiri. Untuk barang curian berupa sepeda motor pelaku menjualnya ke daerah Dampit Kabupaten Malang. Satu unit sepeda motor dijual seharga Rp 1,8 juta.
“Beberapa hasil curian berupa sepeda motor yang sudah dijual, namun ada yang ditemukan petugas masih disimpan didalam rumah. Bahkan ada satu sepeda motor hasil curian yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan lagi”, imbuh Kaplores Blitar Kota.
Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya empat buah sepeda motor, satu unit TV, satu unit sound system, sebuah tabung gas, empat buah helm, serta sebuah senjata tajam, serta sebuah linggis. (jar/nay)
















