Lamongan

Busyro Muqoddas Tegaskan Saatnya Berpolitik dengan Akhlakul Karimah, Jangan Terima Money Politic

Diterbitkan

-

Busyro Muqoddas Tegaskan Saatnya Berpolitik dengan Akhlakul Karimah, Jangan Terima Money Politic

Memontum Lamongan — Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI periode 2010-2011, Dr. HM Busyro Muqoddas, SH, MHum hadir dalam acara kajian Politik di halaman Masjid Al Azhar Lamongan. Selasa (1/5/2018).

Dalam kajian politik dihadapan para kader Muhammadiyah yang memadati halaman Masjid Al Azhar, Busro Muqoddas menjelaskan tentang berpolitik yang ideal adalah adanya timbal balik antara negara dengan rakyat sehingga menjadikan sebuah negara yang di harapkan bersama.

“Seharusnya negara mengurusi rakyat dan rakyat juga mengurusi negara itulah politik,” jelas Mantan Ketua KPK ini.

Lebih lanjut, Busro Muqoddas mengajak seluruh masyarakat memahami dan berperilaku berpolitik dengan mengedepankan nilai-nilai agama dengan cara akhlakul karimah yakni menjaga hubungan baik dengan Allah dan juga hubungan baik dengan sesama manusia.

Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, Busro Muqoddas juga menegaskan serta mewanti-wanti agar rakyat jangan mau lagi di sogok oleh para calon pemimpin.

“Jangan mau di sogok, kalau tidak mau negara dikuasai para cukong, tanah dirubah jadi perusahaan-perusahaan asing, laut di jadikan reklamasi, pasar tradisional dijadikan pasar modern milik orang lain,” tegas Ketua Komisi Yudisial RI era tahun 2005-2010 itu.

Tak hanya itu, Busro juga menceritakan seputar pengalaman semasa menjadi ketua KPK. Ia menilai banyak pejabat yang kesandung kasus korupsi berawal dari gratifikasi dan suap.

“Ternyata banyak para pejabat masuk penjara karena kasus gratifikasi dan suap dan dari situlah sumber utama pejabat terjerat kasus korupsi,” jelasnya menandaskan. (bis/zen/yan)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas