Kediri
Abiyoso Mulai Pulih dari Cedera, Renan Silva dan Arthur Irawan Masih Tanda Tanya

Memontum Kediri – Skuad Persik Kediri dipastikan tetap akan bisa diperkuat Abiyoso saat laga perdana menjamu Bhayangkara FC, dalam kompetisi Liga 1 Indonesia 2022/2023, Minggu (31/07/2022) sore. Winger asal Purworejo ini, memang sempat menjalani perawatan akibat beberapa benturan saat laga kontra Persita Tangerang (25/07/2022) lalu.
Dokter Tim Macan Putih, M Yusuf Zulfikar, menjelaskan bahwa kondisi Abiyoso sudah dapat mengikuti latihan secara normal bersama pemain lain untuk persiapan menghadapi Bhayangkara FC. Saat laga kontra Persita Tangerang sendiri, Abiyoso di menit 71, harus mendapat perawatan di pinggir lapangan sebelum akhirnya menuntaskan laga hingga peluit akhir.
“Setelah H+1, kita memang lakukan pemeriksaan dan lakukan terapi kepada seluruh pemain. Semuanya dalam kondisi baik dan Abiyoso yang sebelumnya sempat dirawat, kini kondisinya dalam keadaan prima dan bisa melakukan latihan secara terpisah. Sekarang, justru ada tiga pemain yang masih harus menjalani latihan terpisah,” ungkapnya.
Baca juga:
- Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek
- Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium
- Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih
- Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang
- Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan
Ditanya soal kondisi Renan Silva dan Arthur Irawan, dirinya menjelaskan, bahwa kondisi keduanya masih akan menjalani latihan secara terpisah karena mengalami cedera ringan. Cedera itu, dikarenakan seringnya benturan yang dialami keduanya.
“Terakhir, ada satu pemain lagi yang terkena cedera hamstring saat TC di Boyolali kemarin. Diperkirakan, karena cedera itu maka harus menepi sekitar sepekan dan itu juga bisa pulih cepat. Kita akan lihat dalam 1 hingga 2 hari ke depan. Semoga, ketiganya bisa tetap diturunkan saat melawan Bhayangkara FC nantinya,” paparnya. (pan/sit)















