Kota Batu
Balai Uji KIR Kota Batu segera Dioperasikan di Agustus Ini

Memontum Kota Batu – Balai Uji KIR Kota Batu atau UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di Jalan Raya Tlekung, segera beroperasi Agustus 2023 ini. Hal itu, seperti yang dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Imam Suryono, Jumat (04/08/2023) tadi.
Menurutnya, saat ini mulai sarana prasarana, akreditasi dan persyaratan lain sampai pada Bukti Lulus Uji elektronik (BLU e) sudah disiapkan. Setidaknya, di Kota Batu terhitung kurang lebih 7 ribu kendaraan yang difasilitasi saat UPT PKB Kota Batu, siap mulai mengikuti beroperasi UPT. Bahkan, dipastikan bahwa paling lama akhir bulan ini masyarakat sudah bisa membawa kendaraannya untuk diuji KIR di balai tersebut.
“Yang jelas akhir bulan ini, sudah beroperasi,” ujarnya.
Dengan beroperasinya Balai Uji KIR ini, menurutnya, warga Kota Batu tidak perlu jauh-jauh melakukan uji KIR di Kota/Kabupaten Malang. “Saya berharap semua kendaraan di Kota Batu, bisa melakukan uji KIR di UPT PKB Kota Batu,” tegasnya.
Baca juga:
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
- H-3 dan H+3 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Pergerakan Manusia di Kota Malang
- Kontribusi Nyata di Bulan Ramadan, BRI Regional 13 Malang Gelar Aksi Berbagi Bahagia
- 6 Kali Beraksi di Kedungkandang, Residivis Curanmor Kota Malang Berhasil Dibekuk
Sementara itu, saat berada di Kantor UPT PKB, salah satu pegawai yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan semua persyaratan Balai Uji KIR itu sudah lengkap. Termasuk diantaranya akreditasi dan BLU e. Sehingga, pekan depan sudah siap beroperasi.
“Semua sudah lengkap. Akreditasi balai uji juga sudah siap. BLU e sudah siap. Dan, pekan depan sudah beroperasi,” jelasnya.
Sekedar diketahui, pembangunan Balai Uji KIR yang merupakan proyek prioritas Kota Batu tahun 2022 maupun RPJMD. Dimana, Balai Uji KIR ini dikerjakan pihak ketiga, yaitu PT Mandiri Langgeng Gemilang asal Desa Pandanrejo, Kota Batu dengan harga kontrak Rp 3,8 miliar. Kontrak tersebut rendah dari Pagu nilai lelang Rp 4,5 miliar. (put/gie)
















