Kota Batu
Banjir Bandang dalam Bingkai Pameran Lukisan di Galeri Raos Kota Batu

Memontum Kota Batu – Sejumlah seniman di Kota Batu menggelar pameran lukisan dengan tema Banjir Bandang di Galeri Raos Kota Batu. Dalam pameran ini, diikuti sedikitnya sekitar 19 pelukis dan bisa dilihat secara gratis oleh masyarakat, sejak 21 Maret hingga 28 Maret 2022.
“Banjir Bandang adalah kejadian atau kondisi yang datang secara tiba-tiba. Kondisi ini, kita ketahui memang berasal dari alam. Tetapi dampaknya, yang besar itu harus kita informasikan,“ ujar salah satu pelukis, Isa Ansery, Selasa (22/03/2022).
Ansery juga menambahkan, bahwa banjir bandang adalah sebuah kondisi dan siapa saja bisa mengalaminya. “Tapi konsekuensinya, terhadap masyarakat sangat besar. Bisa berdampak pada sosialnya ataupun psikis mereka,” ujarnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Ketua Perupa, Hnedung Tunggal Djati, menambahkan makna dari banjir bandang ini mereka sepakatkan untuk menjadikan tema dari seni lukisan. Pada dasarnya, lukisan ini menjadi media informasi untuk menggambarkan situasi dan perasaan dari dampak banjir bandang itu sendiri.
“Dalam lukisan saya dengan judul ‘We are nothing’ atau kita bukan apa. Dalam lukisan ini kita menyampaikan opini kita,” ungkapnya.
Djati menambahkan, dari karya-karya yang disampaikan, adalah berupa kesaksian dari setiap masyarakat yang terdampak. “Hadirnya kita sebagai pelukis di sini, untuk menawarkan sebuah renungan dalam setiap lukisan yang kami tampilkan. Kembali lagi, bagaimana sudut pandang dari setiap orang dalam memaknai sebuah lukisan,” ujarnya. (mg2/gie)
















