Kota Malang
Bapenda Kota Malang Optimis Target Pendapatan Pajak di Tahun 2025 Capai Rp 846 Miliar

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menargetkan realisasi pendapatan pajak di tahun 2025 ini mampu mencapai Rp 846 miliar. Kenaikan ini, didorong oleh tambahan potensi pajak dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, optimis bahwa target tersebut nantinya dapat dicapai. Bahkan, juga dapat melebihi dari target setelah nantinya penyesuaian dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).
“Tahun 2025 ini ada kenaikan potensi Rp 184 miliar dari opsen PKB dan BBNKB. Kalau sebelumnya hanya ada sekitar 9 jenis potensi pendapatan, di tahun 2025 ini akan ada 11 potensi. Semua pajak yang terpasang sudah sesuai dengan kajian potensi dan kami optimis di tahun ini semua akan tercapai,” kata Handi, Rabu (05/02/2025) tadi.
Baca juga :
Apalagi, ujarnya, pada Januari 2025, opsen PKB yang masuk ke kas daerah tercatat sebesar Rp 9,4 miliar dan opsen BBNKB Rp 4 miliar. Sehingga, total mencapai Rp 13,4 miliar. Tentu beragam upaya untuk mencapai target Rp 184 miliar akan terus dilakukan oleh Bapenda Kota Malang.
“Sehingga upaya untuk mencapai target terus kita dorong. Termasuk juga sosialisasi pada RT, RW, lurah dan camat. Begitu pun juga dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk merazia kendaraan yang tidak taat pajak,” ujarnya.
Sementara itu, di tahun 2024 lalu hampir seluruh jenis pendapatan pajak di tahun 2024 mencapai target, kecuali pajak hiburan. Realisasinya mencapai sekitar Rp 680 miliar hingga Rp 700 miliar.
“Pajak hiburan tidak terpenuhi karena target yang ditetapkan jauh diatas potensi aslinya, sehingga sulit tercapai. Potensinya kurang lebih Rp 10 miliar, tapi target yang terpasang Rp 260 miliar. Jadi tidak mungkin dicapai karena itu juga untuk membalance dengan belanja,” imbuh Handi. (rsy/sit)











