Blitar
Berkat Partisipasi Masyarakat, Kabupaten Blitar Raih KLA

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Blitar, Wachid Rosidi, berdasarkan informasi yang diterima dari Tim KLA tingkat pusat ketika melakukan verifikasi lapangan beberapa lalu. Kabupaten Blitar berhasil meraih predikat KLA tingkat Madya karena peran serta masyarakat untuk ikut memberikan pelayanan kepada anak, sangat tinggi.
“Yang paling menonjol dalam penilaian ini, yaitu tingginya partisipasi masyarakat dalam meningkatkan peran anak di Kabupaten Blitar untuk bisa lebih berkembang,” jelas Wachid Rosidi.
Wachid Rosidi menyebut, peran masyarakat dan semua elemen sangat luar biasa. Diantaranya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Media Massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau lembaga yang peduli terhadap anak, Rumah Sakit, serta orang yang memiliki peran lebih.
“Tim penilai KLA sangat tertarik dengan peran dan partisipasi masyarakat yang tinggi terhadap pelayanan anak,” tandasnya.
Dia menambahkan, kendati demikian kedepan, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan terhadap anak, tidak hanya memaksimalkan peran serta elemen masyarakat, namun juga meningkatkan fasilitas terkait hak anak. Misalnya hak hidup bagaimana agar anak bisa hidup yang layak, seperti menekan angka kematian bayi.
“Untuk itu, kita terus meningkatkan program kesehatan yang baik, disertai dengan fasilitas kesehatan yang baik pula,” ujarnya.
Lebih lanjut Wachid Rosidi menyampaikan, pihaknya bersama OPD terkait terus mengintensifken program Bina Keluarga Balita, Posyandu dan lainnya untuk menjaga hak tumbuh kembang anak.
“Terkait hak perlindungan atas anak, beberapa waktu lalu kami baru saja mendirikan Pos Bantu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), di semua desa/kelurahan se Kabupaten Blitar dalam program Bajuku Libas Dosa,” pungkas Wachid Rosidi. (jar/yan)
















