Pamekasan
BPBD Pamekasan Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrim saat Puncak Musim Penghujan

Memontum Pamekasan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan meminta masyarakat mewaspadai cuaca ekstrim saat puncak musim penghujan 2023. Karena, intensitas hujan deras bisa berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
PLT Pelaksana BPBD Pamekasan, Yusuf Wibisono, mengatakan bahwa puncak musim penghujan menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada tahun 2023 diperkirakan pada Maret nanti. “Warga Pamekasan diharapkan tetap waspada darurat hidrometeorologi di puncak musim penghujan 2023 pada Maret,” katanya, Senin (27/02/2023) tadi.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Menurut Yusuf, saat ini BPBD Pamekasan lebih waspada dan lebih cepat pada penanganan. Hal itu, karena update informasi cuaca ekstrim dari BMKG, lebih cepat. “BMKG itu sudah memastikan masa hidrometeorologi terjadi sejak bulan November 2022 sampai Maret 2023,” imbuhnya. (azm/gie)
















