Lumajang

Bunda Indah Lantik 41 Pejabat Eselon II hingga Eselon IV di Pemkab Lumajang

Diterbitkan

-

LANTIK: Bupati Lumajang saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan arah baru birokrasi yang melayani, adaptif dan inovatif. Hal ini disampaikannya, dalam Pengukuhan, Pelantikan dan pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, serta Jabatan Fungsional, yang digelar di Aula BKD Lumajang, Jumat (09/01/2026) tadi.

Adapun pejabat yang dilantik, ada total sebanyak 41 orang, yang terdiri dari Eselon II, III dan Eselon IV. Dengan rincian, 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 17 Pejabat Administrator, 15 Pejabat Pengawas, serta 7 Jabatan Fungsional Pengangkatan Pertama.

Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa jabatan dalam birokrasi bukan sekadar simbol struktural, melainkan amanah besar yang melekat dengan tanggung jawab moral dan etika pelayanan. “Jabatan adalah amanah, bukan hak. Maka harus dijalankan dengan keikhlasan, integritas dan tanggung jawab penuh. Pejabat pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani,” tegasnya.

Bunda Indah juga menekankan, bahwa perubahan nomenklatur dan penataan SOTK di awal tahun 2026, harus dimaknai sebagai momentum transformasi kinerja. Karenanya, birokrasi dituntut semakin lincah, responsif dan profesional dalam menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Advertisement

Baca juga :

Bunda Indah juga meminta, agar seluruh pejabat yang baru dikukuhkan untuk segera bergerak cepat mengakselerasi program prioritas daerah yang selaras dengan RPJMD serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Kinerja yang terukur, tata kelola yang akuntabel, serta penggunaan anggaran yang bertanggung jawab menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan. Termasuk, aspek integritas juga menjadi penekanan penting.

Bunda Indah juga mengingatkan, agar seluruh pejabat menjaga kepercayaan publik dengan menjunjung tinggi kejujuran, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan. Termasuk yang tidak kalah strategis, juga mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik yang benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Inovasi tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, memangkas birokrasi yang berbelit, serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan. “Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang mampu memberi solusi. Inovasi harus hadir dari kebutuhan masyarakat, bukan sekadar rutinitas administratif,” ujarnya.

Melalui pengukuhan dan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis dapat membangun birokrasi yang semakin profesional, berdaya saing dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan fondasi integritas dan semangat inovasi, Lumajang diarahkan melangkah lebih cepat menuju tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas di tahun 2026. (kom/adi/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas