Kabar Desa
Camat Sukodono Netralisir Berita Hoax Pasien Corona

Memontum Sidoarjo – Dalam suasana prihatin sepert ini, masih saja ada orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berita bohong (hoax) tentang penyebaran virus Corona. Seperti yang terjadi di Desa Suko Kecamatan Sukodono.
Berita hoax itu menyebut jika di lingkungan Desa Suko, Sukodono ada masyarakat yang terjangkit virus Covid-19. Akibatnya berita yang beredar luas melalui media sosial tersebut sangat meresahkan warga. Menjawab beredarnya hoax itu Pemerintah Desa melakukan rapat guna membahas berita yang berredar dimasyarakat tersebut, Kamis (26/3/2020)
Rapat diaksanakan di Balai Rw 09 Perum Taman Aloha, Jalan Raya Ketapang, Desa Suko, Kecamatan Sukodono. Hadir dalam acara Rapat, Camat Sukodono Ainun Amalia S.sos, Pj Kades Suko Sigit Pratikno, Ketua Rw 09, Anggota Sabhara Polsek Sukodono Bripka Wahyu dan 20 warga masyarakat Perum Taman Aoha .
Endro Bagus Subagyo Ketua RW 09, Perum Taman Aloha dan Puri Aloha Desa Suko Sukodono, menyatakan jika beberapa waktu lalu beredar berita tentang warganya yang terkena virus Corona Covid-19. Setelah dicek kelingkungan semua herita tersebut tidak benar dan sampai saat ini tidak ada yang terjangkit. “ Dengan adanya klarifikasi jika informasi itu tidak benar, semoga masyarakat kembali tenang dan tidak resah lagi, ” ujarnya.
Hal yang sama ditekankan Camat Sukodono Ainun Amalia S,sos. Menurutnya jika berita yang menyebut ada warga Suko terjangkit Corono adalah tidak benar, “Berita yang berkembang cukup merasahkan masyarakat hingga sampai Kecamatan. Namun setelah di klarifikasi kelapangan, ke RT dan ke RW yang daerahnya diindikasi virus corono ternyata berita tersebut tidak benar adanya,” katanya.
Untuk itu ,pihaknya atas nama Pemerintah Kecamatan Sukodono dan juga ketua RT, RW dan Pemerintah Desa Suko untuk menangkap siapa pelaku penyebaran berita tersebut diserahkan kepada pihak yang berwajib. “ Jangan panik dan jangan menjadi kompor jika ada berita hoax yang beredar, kita harus tetap waspada, masyarakat harus klarifikasi dan melihat kebenarannya terlebiih dahulu,” katanya
Lebih lanjut Ainun menjelaskan jika saat ini adalah kondisi darurat corona dan pemerintah sudah mengeluarkan surat edaran berkaitan dengan hal litu. Masyarakat dihimbau untuk mematuhi himbauan Pemerintah Kabupaten untuk mengurangi kegiatan yang menghadirkan masyarakat banyak. (ari/yan)
















