Jember
Capaian Vaksinasi Jember Mendekati 70 Persen, Bupati Hendy Ingatkan Warga untuk Segera Vaksin

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus menggenjot percepatan vaksinasi. Bahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, memberlakukan vaksinasi dari rumah ke rumah (jemput bola) untuk memenuhi target dari pemerintah pusat.
Bupati Jember, Hendy Siswanto, menerangkan bahwa berdasarkan data pada Jumat (14/01/2022) kemarin, jumlah capaian vaksinasi Kabupaten Jember, telah mencapai 67,5 persen.
“Sehingga, sedikit lagi untuk mencapai target 70 persen. Semoga, hari ini bisa tercapai,” ungkap Bupati Hendy saat menghadiri acara vaksinasi di Kantor Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Sabtu (15/01/2022) tadi.
Dalam kesempatan kunjungan dan bertemu warga, Bupati Hendy menjelaskan pentingnya vaksinasi untuk memperkuat kekebalan tubuh supaya tidak terserang Covid-19. Selain itu, masuknya varian Omicron ke Indonesia, Bupati mengimbau kepada warganya untuk tidak panik dan senantiasa disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Baca juga :
- Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar
- Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum
- Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya
- Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat
- Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar
Bupati Hendy juga meminta semua pihak, untuk menjaga kondisi supaya situasi di Jember, tetap baik dan terkendali. Caranya, yakni dengan mempertahankan jumlah kasus aktif tetap rendah, tingkat penularan terus diawasi agar bertahan di bawah angka satu persen dan jangan sampai terjadi lonjakan kasus.
“Waspada penting, tapi jangan membuat panik. Sejauh ini varian omicron tidak masuk ke Jember,” terangnya.
Oleh sebab itu, dirinya meminta semua warga Jember yang belum mendapatkan dua kali vaksin, agar segera vaksin. Apalagi, warga yang sama sekali belum divaksin, untuk segera mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk disuntik vaksin. (kom/rio/sit)
















