Jember
Diguncang Gempa 5,1 Magnito, Sebanyak 13 Rumah di Jember Alami Kerusakan

Memontum Jember – Guncangan gempa berkekuatan 5,1 magnito dirasakan warga Kabupaten Jember, Kamis (16/12/2021) pagi. Guncangan itu sontak mengejutkan warga yang sedang memulai aktifitas di pagi hari.
“Tadi itu saya dan ibu-ibu belanja di mlijo (pedagang sayur, red) keliling depan rumah. Tiba-tiba terasa gempa dan langsung saya masuk rumah membangunkan suami saya yang tidur,” kata Fitria warga Jalan PB Sudirman, Kabupaten Jember.
Diperoleh informasi, bahwa gempa bermagnitudo 5,1 itu, telah merusakan beberapa rumah warga di Kecamatan Ambulu. Salah satunya, seperti yang disampaikan mantan Ketua GP Ansor Jember, Ayub. “Rumah anggota Banser di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambul, ada yang rata dengan tanah,” kata Ayub.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Menurut data BPBD Jember, sementara diinventarisir ada 13 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat. Lokasi rumah warga yang mengalami kerusakan tersebar di 5 kecamatan di Kabupaten Jember.
“Data sementara ada 13 rumah warga rusak ringan hingga berat. Lalu, 1 pondok pesantren rusak ringan, tersebar di Kecamatan Ambulu, Tempurejo, Silo, Puger dan Kecamatan Wuluhan,” kata Sekretaris BPBD Jember, Heru Widagdo.
Hingga kini, BPBD Jember terus melakukan monitoring dampak gempa yang bertitik gempa di Samudera Indonesia 42 Km Barat Daya dari Kabupaten Jember. Guncangan gempa juga dirasakan di beberapa kabupaten tetangga, seperti Banyuwangi, Lumajang, dan Malang. (rio/sit)
















