Kota Batu

Disayangkan, Rumah Singgah Ijen Rp 4,2 Miliar Tak Segera Difungsikan

Diterbitkan

-

Disayangkan, Rumah Singgah Ijen Rp 4,2 Miliar Tak Segera Difungsikan

Mengenai status tanahnya, tambah Harul berbentuk Sertifikat Hak Pakai (SHP) atas nama Pemkot Batu.

“Beberapa waktu lalu sudah diproses BPN Kota Malang. Luasnya memang 762 meter persegi. Tapi, kalau masalah bangunannya itu yang menangani Dinas Ciptakarya Pemkot Batu (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang),” ungkapnya.

Menyinggung soal harga tanah Harul menjelaskan kurang lebih senilai Rp 5,77 miliar. Melalui panitia pengadaan tanggal 27 Desember 2015.

Padahal, banyak mahasiswa asal Kota Batu berharap rumah singgah itu segera bisa difungsikan. Seperti yang diungkapkan oleh Achmad Titan Juhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dan Novela Ayu mahasiswi Universitas Brawijaya Malang. Mereka berdua senada meskipun jarak antara Kota Batu dan Kota Malang tidak begitu jauh, tetapi jika pergi-pulang akan terasa capek.

Advertisement

“Apalagi pas semester akhir pasti banyak kegiatan. Jadi kadang kalau pulang larut capek juga, kadang numpang menginap di kos teman,” kata ungkap keduanya.

Jika memang ada rumah singgah pasti akan sangat membantu. Ia berharap, semoga segera direalisasikan sehingga bisa membantu adik tingkatnya yang asli Kota Batu dan berkuliah di Kota Malang dan sekitarnya. (lih/yan)

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas