Pendidikan
Dispenbud Bondowoso Diminta Waspada Varian Baru MU dan Lambda

Memontum Bondowoso – Mengantisipasi penyebaran varian baru Virus Corona, Satgas Covid-19 langsung melakukan pertemuan terbatas yang digagas Polres Bondowoso. Pertemuan itu dilaksanakan di ruang rapat Kapolres, digelar Senin (27/09/2021) dan dihadiri langsung Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto, SIK, MSi, Dandim 0822 Letkol Inv Widi Widayat, ST, Kepala Dinkes, dr Mohammad Imron, MMKes, dan Kepala Dispenbud Bondowoso, Dr Sugiono Eksantoso, MM.
Usai pertemuan, Kepala Dispenbud Bondowoso, Sugiono, menjelaskan bahwa rapat terbatas hanya dihadiri Kapolres, Dandim, Kepala Kantor Kemenag, Dinkes, dan Gugus Covid-19 Kabupaten Bondowoso. “Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dipenbud, kami diminta agar tidak menciptakan kluster baru penyebaran virus corona di lingkungan pendidikan,” ujar Sugiono.
baca juga
- HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru
- Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan
- Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026
- Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026
- Disdikbud Kota Malang Tegaskan Bus Sekolah Tetap Beroperasi Meski Ada Angkot Gratis Pelajar
Mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menjelaskan, bahwa sekarang muncul varian baru Covid-19, yakni varian MU dan Lambda. “Tentu Imbauan ini bukan hanya pada kami, tapi juga pada seluruh warga Bondowoso,” ujar Sugiono.
Ditambahkan bahwa pihaknya akan semakin mengefektifkan team Satgas Covid 19 di setiap sekolah. Baik dari awal masuk saat pembelajaran berlangsung, maupun saat pulang dari sekolah. Siswa atau guru yang sakit tidak usah masuk ke Sekolah.
Pihaknya mengimbau bahwa siswa berumur 12 tahun supaya melaksanakan vaksin. Agar diberikan motivasi supaya siawa yang belum vaksin bersedia untuk divaksin. Sebab, jika ada siswa yang terpapar maka seluruh sekolah akan ditutup.
“Sekolah yang muridnya terpapar, maka sekolahnya akan ditutup sementara dan akan boleh buka lagi setelah diasesmen oleh team Gugus Covid-19,” ujar Sugiono. (sam/gie)
















