Connect with us

Hukum & Kriminal

Ditemukan dalam Kondisi Utuh, Jenazah Pelajar Kediri yang Terseret Ombak di Pantai Prigi langsung Dipulangkan

Diterbitkan

||

Ditemukan dalam Kondisi Utuh, Jenazah Pelajar Kediri yang Terseret Ombak di Pantai Prigi langsung Dipulangkan
PRIGI: Proses evakuasi salah satu korban terseret ombak di Pantai Prigi-Trenggalek, yang berhasil selamat. (memontum.com/mil)

Memontum Trenggalek – Usaha tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, Polairud, nelayan dan relawan dalam melakukan pencarian korban terseret ombak di Pantai Prigi Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, akhirnya membuahkan hasil, Senin (02/01/2023) tadi. Tubuh pelajar atas nama Angga Jefri warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, diketahui tiba-tiba mengambang tidak jauh dari lokasi awal korban tenggelam. Tak ayal, petugas yang standby di lokasi, pun langsung melakukan evakuasi dan berhasil membawa jenazah korban ke bibir pantai.

Kapolsek Watulimo, AKP Suyono, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa usaha pencarian tim gabungan membuahkan hasil sekitar pukul 20.00 WIB. Korban yang sejak Minggu (sesaat usai kejadian, red) dilakukan pencarian, secara tiba-tiba tubuhnya mengambang tidak jauh dari lokasi awal tenggelam. Sehingga, petugas langsung mendekati dan berhasil mengevakuasi.

“Saat dievakuasi, kondisi jenazah korban masih dalam keadaan utuh. Termasuk, celana pendek yang dikenakan, juga masih melekat di tubuh korban. Sehingga, memudahkan proses identifikasi, termasuk dari keluarga korban yang sejak awal sudah di lokasi,” kata Kapolsek Watulimo.

Dari temuan itu, tambahnya, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Watulimo. Berikutnya, langsung diserahkan kepada pihak keluarga, untuk segera dipulangkan dan dikebumikan.

Baca juga :

“Setelah dipastikan benar, jenazah berikutnya setelah dibawa ke Puskesmas, langsung kita serahkan kepada keluarga korban,” tegasnya.

Terkait musibah itu, Kapolsek menjelaskan, bahwa Kapolres Trenggalek bersama Dinas Pariwisata dan Polairud, telah berkoordinasi. Dimana, intinya harus menambah papan laranga dan himbauan, di sekitar kawasan pantai. Sehingga, musibah serupa tidak sampai terulang.

“Pak Kapolres kemarin sudah koordinasi dengan pihak terkait. Salah satunya, seperti penambahan papan larang atau himbauan. Lalu, adanya pengeras suara untuk mereaksi setiap kejadian. Termasuk, penambahan petugas di lapangan. Karena, seperti musibah yang terjadi pada Minggu itu, petugas sudah sigap tetapi korbannya lebih satu orang,” terangnya.

Dengan ditemukannya jenazah Angga, maka proses pencarian korban terseret ombak di Pantai Prigi-Trenggalek, pun dihentikan. Itu karena, dari empat pelajar yang sempat terseret ombak, tiga pelajar berhasil diselamatkan dan satu pelajar atas nama Angga, sudah ditemukan. (mil/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *