Bondowoso

Ditunjuk sebagai Plt BKPSDM, Kadisdik Bondowoso Siap Disiplinkan ASN terkait Tugas dan Fungsi

Diterbitkan

-

Ditunjuk sebagai Plt BKPSDM, Kadisdik Bondowoso Siap Disiplinkan ASN terkait Tugas dan Fungsi

Memontum Bondowoso – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, memberi amanat baru untuk Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Sugiono Eksantoso, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM) Kabupaten Bondowoso, menggantikan H Asnawi Sabil. Penunjukan itu, meski pun hanya bakal berlangsung setahun, namun disikapi Sugiono-sapaannya, dengan optimis dan bakal bisa menjalankan tugas yang diamanahkan.

“Saya memang diberi tugas tambahan oleh bupati, untuk membenahi ASN, selama sebagai Plt BKP SDM. Tentunya, ini akan saya manfaatkan seefisien dan efektif mungkin, untuk menjalankan tugas ini,” kata Sugiono, Senin (02/01/2023) tadi.

Sebagai langkah awal, pria yang ditemui di ruang kerjanya ini mengatakan, akan membenahi dari dalam terlebih dahulu. Pembenahan tersebut, dicanangkannya ketika dirinya langsung memimpin apel di kantor barunya itu. Dimana, saat jam menunjukkan pukul 06.30 WIB, masih banyak ASN yang belum berkumpul untuk melaksanakan apel.

Baca juga:

Advertisement

“Ini tidak boleh terjadi pada hari-hari berikutnya. Sehingga mulai besok (Selasa, red), jam 06.30 WIB akan dilantunkan bacaan ayat-ayat suci Alqur’an. Lantunan kalam ilahi tersebut, akan diudarakan hingga jam 06.55 WIB. Baru setelah itu, lagu Mars Korpri akan diperdengarkan untuk ASN,” terangnya.

Dirinya menegaskan, jika Mars Korpri sudah diperdengarkan, seluruh ASN BKP SDM, mulai dari staf, eselon IV dan III, harus sudah mulai berbaris sebagai persiapan mengikuti apel pagi. Jadi, kedisiplinan harus diawali dari BKPSDM.

“Saya targetkan, seminggu untuk mendisiplinkan staf, eselon IV dan III BKPSDM. Baru setelah itu, membenahi ASN di luar BKPSDM. Jadi, ASN di seluruh OPD Pemkab Bondowoso harus disiplin,” ujarnya.

Ditambahkannya, selain ASN harus disiplin, penempatannya pun juga harus the right man on the right place. Bukan hanya sebatas like and dislike. Penempatan ASN, harus disesuaikan dengan kapabilitasnya agar dalam menjalankan tugas betul-betul maksimal.

“Salah satu penyebab tidak maksimalnya pelayanan pada masyarakat, karena ASN tersebut ditempatkan di tempat yang bukan spesifikasinya,” tambahnya. (zen/sit)

Advertisement
Advertisement
Lewat ke baris perkakas