Blitar
Dua Pekan Aksi Perampokan Rumdin Berlalu, Walkot Blitar Pasrah

Memontum Blitar – Dua pekan sudah aksi perampokan rumah dinas (Rumdin) Wali Kota (Walkot) Blitar, berlalu. Hingga kini, aksi kawanan lima pelaku, yang juga terekam kamera CCTV, belum juga terungkap.
Wali Kota Blitar, Santoso, saat dikonfirmasi mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhnya penanganan aksi perampokan ke Polda Jatim. Karena, untuk mengungkap kasus perampokan itu, memang tidak bisa seperti membalik telapak tangan.
“Yang penting, berdoa dan semoga penyelidikan segera membuahkan hasil. Sehingga bisa terkuak dan siapa pelakunya atau apakah ada sutradara di belakang layar. Semuanya menunggu hasil pengungkapan dari Polda Jatim,” kata Wali Kota Santoso, Senin (26/12/2022) tadi.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Lebih lanjut Santoso menyampaikan, meski membutuhkan waktu, dirinya meyakini jika kasus perampokan tersebut segera terungkap. “Kita harus bersabar. Yang penting, upaya dan doa terus dilakukan,” jelasnya.
Wali Kota Santoso menambahkan, usai peristiwa perampokan tersebut, personil keamanan yang berjaga di rumah dinas sudah ditambah. Bahkan, ada personil dari Polri dan TNI, ikut berjaga 24 jam.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso disatroni kawanan rampok, Senin (12/12/2022) dini hari lalu. Dalam perampokan itu, Wali Kota Blitar, istri dan tiga orang penjaga di rumah dinas dari Satpol PP, berhasil disekap. Pelaku yang berjumlah lima orang, pun berhasil membawa kabur uang tunai Rp 400 juta dan sejumlah perhiasan milik istri orang nomor satu di Kota Blitar. (jar/sit)
















