SEKITAR KITA
Dua Santriwati Ponpes di Kota Malang Tertimpa Tembok saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Memontum Kota Malang – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukun, mengakibatkan sebuah tembok di salah satu ruangan kelas Pondok Pesantren (Ponpes) Annuriyah di Jalan Satsui Tubun, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ambruk. Tidak hanya itu, akibat kejadian tersebut juga mengakibatkan dua santriwati, yakni Fira (20) dan Salsa (18), harus dibawa ke RST Soepraoen, karena mengalami sejumlah luka.
Menurut salah satu pengajar di Ponpes Annuriyah Sukun, Maulana Hidayatullah, bahwa kejadian itu berlangsung saat terjadi hujan deras disertai angin kencang seperti puting beliung. “Kejadiannya Sabtu (13/08/2022) sekitar pukul 14.00. Saat itu, dua santriwati sedang berteduh di salah satu ruang kelas di Lantai III. Saat santriwati itu berencana turun, tiba-tiba satu sisi tembok kelas itu ambruk. Tidak berselang lama atau saat angin kencang juga terjadi, sisi tembok lainnya juga menyusul ambruk dan menimpa dua santriwati itu,” ujarnya, Minggu (14/08/2022) tadi.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Beruntung, keduanya berada di dekat pintu. Sehingga, tidak sampai terjebak dalam tembok yang ambruk tersebut. Meskipun sudah tertimpa, namun keduanya masih dapat turun ke lantai satu.
“Santriwati yang bernama Fira mengeluh sakit di bagian tengkuk dan langsung bersama seorang santriwati lainnya dibawa ke RST Soepraoen untuk dicek kondisinya. Sekitar pukul 19.00, Salsa sudah bisa pulang dan rawat jalan. Sedangkan Fira, masih di rumah sakit menunggu hasil ST Scan,” ujarnya.
Berdasarkan data BPBD Kota Malang, saat hujan deras disertai angin kencang hingga puting beliung pada Sabtu (13/08/2022), sebanyak 39 rumah mengalami kerusakan sedang dan ringan yang tersebar di Kecamatan Sukun dan Klojen. Selain itu, ada lima pohon tumbang di Kecamatan Sukun, Klojen dan Kedungkandang. Tiga diantaranya, menimpa dua mobil. (gie)
















