Lamongan
Dukung KSN Gerbangkertasusila, Pemkab Lamongan Rencanakan Penataan Wajah Perkotaan

Memontum Lamongan – Ditetapkannya kawasan strategis nasional Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan), mendapat sambutan positif Kabupaten Lamongan. Merespon hal itu, sejumlah penataan pun akan mulai disiapkan dan dijalankan. Seperti, sebagaimana bahasan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Lamongan, Edy Yunan Achmadi, saat menemui Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di ruang kerjanya, Kamis (10/11/2022) tadi.
Disampaikan Edy Yunan Achmadi, bahwa banyak potensi yang dimiliki di kawasan perkotaan Lamongan. Diantara potensi yang dimiliki, yakni masih adanya lahan kosong yang relatif luas. Kemudian, adanya kawasan strategis sosial budaya hingga mulai terlihatnya trend bisnis properti dalam bentuk pembangunan perumahan formal, sampai peluang sebagai kota pelayanan jasa transportasi, karena posisi Lamongan yang terletak di jalur utama regional Provinsi Jawa Timur.
“Ini ada juga rencana identitas kawasan. Jadi, ada kawasan pergudangan dan industri non polutan, kawasan pengembangan permukiman kota, kawasan pusat kota, kawasan perkantoran, juga kawasan perumahan. Tidak hanya itu, kami juga merencanakan konsep tata kualitas lingkungan sebagai penyeimbang serta konsep sirkulasi dan jalur penghubung,” urai Yunan.
Baca juga :
- HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru
- Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan
- Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026
- Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi
- Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026
Penataan wajah Perkotaan Lamongan, tambahnya, direncanakan akan dimulai pada tahun 2023. Penataan wajah kota yang direncanakan, ini antara lain rehabilitasi Tugu Adipura, pemasangan lampu ornamen di tugu batas, pembangunan rest area di depan kawasan PT BMI Lamongan hingga pengembangan hutan kota maupun taman Kadet Suwoko.
Bupati Yuhronur sendiri menanggapi hal itu, turut mendukung rencana penataan wajah perkotaan sebagai perwujudan pencitraan identitas Kabupaten Lamongan. Dirinya meminta, agar hal tersebut benar-benar direncanakan secara baik dan terperinci, agar output yang dihasilkan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Tentu saya berharap, ini dapat benar-benar terlaksana meski pengerjaannya secara bertahap sesuai kemampuan yang kita miliki, terkait keuangan misalnya. Saya minta ini direncanakan secara terperinci, master plannya juga disiapkan. Sehingga, tidak hanya angan-angan. Namun, bisa benar-benar berwujud dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lamongan,” tegasnya. (zen/sit)
















