Pemerintahan
Forkopimda Lumajang Minta Percepatan Vaksinasi terus Dioptimalkan

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, meminta agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lumajang, terus melakukan percepatan. Hal itu disampaikannya, saat memimpin rapat evaluasi akselarasi vaksinasi Covid-19 Kabupaten Lumajang, di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang Kamis (30/09/2021).
“Saya minta koordinasikan dan pastikan seluruh yang berkenaan dengan vaksinasi ini, jadwalnya tertata dengan baik. Saya terus melakukan monitoring, saya minta progres dari kepala dinas kesehatan,” ujar Bupati Lumajang.
Baca juga:
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga meminta para camat untuk melakukan inovasi dalam berkebijakan. Tujuannya, agar ada peningkatan capain vaksinasi di wilayahnya.
Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi Andriyanto Wibowo, dalam kesempatan itu menambahkan, untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19, jajaran TNI telah menyiapkan 30 personil vaksinator dari Batalyon 527/BY yang telah dilatih oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang. Dirinya juga meminta para Komandan Koramil dan Forkopimca lain, untuk menyusun jadwal vaksinasi di masing-masing wilayah.
“Saya perintahkan semua Danramil buat jadwal. Disiapkan dan rencanakan sasarannya. Satu tim vaksinator capaiannya itu 200 sampai 300 per hari. Itu sudah minim,” tegas Dandim.
Selain itu, Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, pun menyampaikan agar koordinasi yang baik lintas sektor sangat dibutuhkan untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Untuk itu, dirinya meminta ada koordinasi agar unsur penting dalam kegiatan vaksin terpenuhi dengan baik.
“Intinya, kegiatan vaksin itu ada vaksinnya, sasaran vaksin dan SDM sebagai vaksinator. Jika salah satu tidak lancar, ya semua tidak lancar. Tiga itu tolong di fix kan. Semua harus terpenuhi semua,” ungkapnya.
Dalam rapat itu, selain dihadiri langsung Forkopimda, juga hadir Wakil Bupati Lumajang, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD dr. Haryoto dan RSUD Pasirian. Sementara, jajaran Forkopimca dan Kepala Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang, mengikuti secara virtual. (kom/adi/sit)
















