Bondowoso
Gelar Wawasan Kebangsaan, Anggota DPRD Jatim Ingatkan Gerakan Perpecahan

Memontum Bondowoso – Indonesia sedang diuji dengan gerakan-gerakan yang mengarah pada perpecahan. Oleh karena itu, harus ada upaya memperkuat pemuda dalam berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Kondisi dan realita itulah, yang sedang digelorakan oleh anggota dari DPRD Jatim yang berangkat dari Dapil (Daerah Pemilihan) 4 meliputi Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi, Ubaidillah, dalam pelaksanaan seminar wawasan kebangsaan. “Banyak kasus yang mengarah pada perpecahan berbangsa dan berbegara. Contoh di Jatim, ada gerakan mengatasnamakan agama, mengkafirkan salah satu golongan,” kata Bro Ubed-sapaanya, Minggu (27/02/2022).
Bahkan, lanjut Politisi PKB ini, di luar Jawa, ada upaya gerakan dari Ormas tertentu untuk memisahkan dari NKRI. Salah satunya, dengan melakukan teror bom. Padahal, kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, sudah final.
Ditambahkan, azas negara kita Pancasila dan tidak boleh diotak-atik lagi. Dengan seminar wawasan kebangsaan ini, dirinya berharap akan selalu berdiskusi dengan masyarakat agar mendapatkan masukan.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Apakah ada kendala, apakah ada gerakan atau Ormas seperti FPI (Front Pembela Islam) dan yang lainnya masih melalukan gerakan. “Kita pantau. Harapannya, agar kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan keinginan founding father, bahwa NKRI final dan harga mati,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Ketua PAC PKB Kota, Rusdi Hasan, mengatakan bahwa di sinilah peran pemuda, kaum milineal dan warga yang berumur 40 tahun ke atas harus dioptimalkan dalam mengisi pembangunan. “Tujuannya, selalu berdiskusi dalam memperkuat tatanan berbangsa dan bernegara. Tujuannya, agar tidak terusik oleh gerakan yang meresahkan,” kata aktivis yang juga akrab di Garda Bangsa ini.
Diharapkan, silaturrahim rutin ini terus dilakukan. Bro Ubed yang juga sebagai Ketua Garfa Bangsa Jatim, ini terus mendapat masukan dan kritikan yang membangun. Agar, sebagai anggota DPRD Jatim, bisa memberikan manfaat pada warga Bondowoso. (zen/sit)
















