Blitar
Gempa Blitar Rusak Puskesmas Wates

Memontum Blitar – Akibat gempa berkekuatan 6,2 SR, bangunan Puskesmas Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar memgalami kerusakan. Dinding bangunan mengalami retak-retak serta genteng di sebagian ruangan Puskesmas rontok.
Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Christine Indrawaty saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan kerusakan di Puskesmas Wates.
Baca Juga:
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
“Iya benar, sebagian tembok retak dan ada plafon yang jebol karena kejatuhan genteng yang rontok saat gempa,” kata Christine Indrawaty, Jumat (21/05).
Lebih lanjut Cristine menjelaskan, beruntung tidak ada korban jiwa di Puskesmas. Baik dari tenaga medis maupun pasien. Kebetulan saat gempa tidak ada pasien rawat inap, dan para petugas medis yang sedang bertugas juga langsung lari ke luar ruangan.
“Aman, kebetulan sedang tidak ada pasien rawat inap,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang Blitar, Jumat (21/05) sekitar pukul 19.09 WIB. Lokasi gempa berada di 57 kilometer Tenggara Kabupaten Blitar dengan kedalaman 110 kilometer. Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar masih mengecek sejumlah lokasi yang dilaporkan mengalami kerusakan.
Sementara Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela, juga memerintahkan Polsek jajaran untuk memantau wilayahnya masing-masing dan segera melaporkan jika ditemukan kerusakan akibat gempa. “Seluruh Polsek jajaran kami minta memantau wilayahnya masing-masing,” tandas Kapolres Blitar. (fjr/ed2)















