Blitar
Wanita Asal Gununggede Blitar Harus Jalani Perawatan Akibat Gempa Blitar

Memontum Blitar – Karti (55), seorang wanita di Kabupaten Blitar mengalami luka di bagian kepala setelah kejatuhan genteng, saat gempa 6,2 skala richter (SR) mengguncang Blitar, Jumat (21/05). Bahkan wanita warga di Desa Gununggede, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar ini, harus menerima puluhan jahitan 2 x 7 centimeter di kepala, akibat luka yang dialaminya.
“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit lalu mendapatkan jahitan di kepala. Namun sekarang sudah boleh pulang,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Ahmad Cholik.
Baca juga:
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Peduli Kesehatan, Kormi Kabupaten Pasuruan bersama DP3KB Ajak Warga Cek Tingkat Kebugaran
- Kunjungi TPS 3R Kelurahan Bakungan, Bupati Banyuwangi Beri Apresiasi Pengembangan Pengolahan
Lebih lanjut, Ahmad Cholik, menyampaikan saat gempa korban diketahui sedang berada di dalam rumah. Meskipun korban sempat lari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Namun saat berlari genteng rumahnya jatuh dan menimpa kepala korban. “Rumah korban hanya mengalami kerusakan ringan. Ada beberapa genteng yang jatuh,” urainya.
Gempa berkekuatan 6,2 SR yang berpusat di 57 kilometer Tenggara Kabupaten Blitar dengan kedalaman 110 kilometer, terjadi pada Jumat (21/05) sekitar pukul 19.09 WIB, dirasakan di seluruh wilayah Blitar Raya, yang meliputi Kabupaten dan Kota Blitar. Akibat gempa tersebut 112 bangunan yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Blitar mengalami kerusakn ringan dan sedang. (fjr/ed2)
















