Pemerintahan
Hari Jadi Trenggalek, Pemkab Gratiskan Tiket Masuk Wisata Pantai Prigi 360 dan Cikar

Memontum Trenggalek – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengumumkan kebijakan pembebasan tiket masuk bagi pengunjung Wisata Pantai Prigi 360, yang berlaku selama satu bulan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-831 Kabupaten Trenggalek.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan bahwa tiket masuk gratis ini rencananya dilakukan selama satu bulan ke depan dan dimungkinkan akan dipertimbangkan kembali, bila kebijakan ini menggerakkan masyarakat dan juga bisa menggerakkan ekonomi sekitar. Kebijakan ini, sekaligus menjadi terobosan baru dalam menghidupkan kembali sektor wisata di Trenggalek, khususnya kawasan Prigi yang dikenal memiliki potensi besar.
“Mulai besok hingga satu bulan ke depan, kita akan menggratiskan karcis masuk ke objek wisata Pantai Prigi 360. Jadi yang selama ini perorang dikenai biaya retribusi Rp 10 ribu, kini gratis dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. Ini nanti akan kita evaluasi. Jika antusiasme masyarakat bagus, kemudian ekonomi sekitar bergerak, program ini bisa diperpanjang,” kata Bupati Arifin, dalam konferensi pers di Gedung Smart Center, Kamis (28/08/2025) tadi.
Baca juga :
Mas Ipin-sapaan Bupati Trenggalek juga berharap dukungan seluruh elemen masyarakat, agar langkah ini benar-benar memberi manfaat luas. “Tentu niat baik ini tidak bisa kami lakukan sendiri, tanpa dukungan dari komitmen seluruh elemen masyarakat. Jadi, kami harap apa yang menjadi kebijakan ini, manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” paparnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Trenggalek juga menyiapkan moda transportasi publik Trans Trenggalek dengan rute Stasiun Tulungagung-Pasar Pon Trenggalek. City Integrated Car (Cikar) dengan rute Pasar Pon-Pantai Prigi 360.
“Ada juga tour bus yang menjadi moda transportasi dari Pantai Prigi 360 ke Pantai Pasir Putih serta Atraksi Tour Bus dari Pasar Pon keliling kota-kota hingga Pasar Pon lagi untuk di area Trenggalek kota,” tambah suami Novita Hardini itu.
Pemerintah daerah juga akan menggratiskan layanan angkutan umum tersebut, selama masa uji coba tanggal 27 Agustus hingga 28 September 2025. “Ini sebagai bentuk komitmen bahwa Pasar Pon menjadi Sentra Hub, Mobility Hub atau pusat transportasi dan mobilitas bagi warga,” imbuhnya. (mil/gie)














