Kota Malang

Hari Pertama Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Cisadea Kota Malang Minim Peminat

Diterbitkan

-

PKG: Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Cisadea Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Hari pertama launching simulasi pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Cisadea, Kota Malang, berjalan dengan lancar dan aman. Hanya saja, tingkat pendaftaran peserta masih minim, yaitu baru 13 peserta hingga Senin (03/02/2025) siang tadi.

Kepala Puskesmas Cisadea, Widjatmiko, menyampaikan bahwa dalam PKG ini tidak memiliki batasan waktu pelayanan. Sehingga, peserta cukup datang seperti pemeriksaan pada umumnya ke pendaftaran.

“Setelah mereka mendaftar, lalu nanti akan diarahkan pada pemeriksaan laboratorium sebelum lanjut ke screening dan pemeriksaan lainnya. Ini untuk mempersingkat waktu, karena hasil laboratorium itu butuh waktu sekitar dua jam,” ujar Miko-sapaannya, Senin (03/02/2025) tadi.

Untuk PKG di Puskesmas Cisadea, ujarnya, mencakup beragam pemeriksaan. Mulai dari pemeriksaan umum, seperti mata, gigi, telinga hingga pemeriksaan yang lebih spesifik seperti kolestrol, asam urat, gula darah hingga pemeriksaan serviks dan payudara.

Advertisement

“Setelah konsultasi dan hasil lab keluar, jika pasien butuh obat, itu sudah termasuk dalam layanan PKG. Kalau ada yang perlu tindakan lebih lanjut seperti cabut gigi atau rujukan ke rumah sakit, kami juga fasilitasi,” katanya.

Baca juga :

Kemudian, ditambahkannya bahwa program PKG ini tidak harus selesai dalam satu hari. Sebaliknya, peserta yang berulang tahun pada 3 Februari bisa memanfaatkan layanan ini hingga satu bulan ke depan. Begitupun juga bagi yang kelahiran Januari hingga Maret dapat melakukan pemeriksaan hingga April 2025.

“Banyak pemeriksaan yang perlu dilakukan, jadi waktunya fleksibel. Kalau hari ini belum selesai, peserta bisa datang lagi dalam satu bulan ke depan. Apalagi untuk pemeriksaan lengkap seperti jantung, ginjal, hingga USG,” tambahnya.

Untuk PKG di Puskesmas Cisadea tidak mensyaratkan ketentuan khusus. Hanya saja peserta diwajibkan daftar melalui akun aplikasi satu sehat. Apabila peserta Gagap Teknologi (Gaptek), maka pihak puskesmas akan membantu.

Advertisement

“Karena di sini banyak lansia yang gaptek, maka mereka kita bantu kalau belum mempunyai akun satu sehat. Sementara ini kami melayani peserta BPJS Cisadea, mencakup wilayah Kelurahan Purwantoro dan Blimbing. Tapi nanti akan kita lihat perkembangan ke depannya,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu peserta PKG, Abdi Muhammad (40), warga Jalan Borobudur, Kecamatan Blimbing, mengaku baru pertama kalinya menjalani pemeriksaan lengkap. Sehingga, dia memanfaatkan momen tersebut dengan sebaik-baiknya, apalagi tidak dipungut biaya apapun.

“Tanggal lahir di 3 Februari, lalu diberitahu soal pemeriksaan ini saat di posyandu. Ini pertama kalinya checkup lengkap dan tidak ada riwayat penyakit, tidak ada rekomendasi untuk periksa lanjutan. Sekarang sedang menunggu obat untuk sakit telinga,” imbuh Abdi. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas