Kabupaten Malang
Hilal Tak Terlihat di Kabupaten Malang, Tunggu Sidang Isbat

Memontum Malang – Hilal di Kabupaten Malang, tidak terlihat. Hasil itu didapat, berdasarkan laporan observasi rukyatul hilal awal bulan Ramadan 1443 H di Command Center Kantor Bupati Malang Lantai 9, Jumat (01/04/2022) petang.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang, Mamuri, mengatakan bahwa hilal tidak terlihat.
“Hilal tidak terbatas lihat, karena ufuk berawan,” kata Ma’muri.
Dirinya mengatakan, bahwa Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang, akan terus melakukan pengamatan. “Khusus BMKG, Insyaallah besok pengamatan lagi di lokasi yang sama,” jelas Ma’muri.
Baca juga :
- Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026
- Pastikan Produk Lebaran Aman, Pemkot Malang Cek Kedaluwarsa Parsel di Pusat Perbelanjaan
- Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman
- Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan
- Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Musta’in, juga membenarkan apabila hilal tidak terlihat di langit Kabupaten Malang. “Cuaca berawan, hilal tidak tampak,” tutur Musta’in.
Dirinya juga menambahkan, keputusan awal Ramadan masih menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama (Kemenag) pusat. “Untuk keputusan awal bulan Ramadan, menunggu sidang isbat yang dilaksanakan oleh Menteri Agama RI berdasarkan hasil rukyat di masing-masing titik yang telah ditetapkan,” beber Musta’in.
Sebagaimana diberitakan, pemantauan Rukyatul Hilal di Malang, sejatinya bertempat di Menara Pandang, Pantai Ngliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Namun, lokasi tersebut dipindahkan ke Kantor Bupati Malang, Jumat (01/04/2022) tadi.
Sebagai informasi, pelaksanaan sidang isbat akan dilakukan secara virtual, mulai pukul 19.15. (cw1/sit)










